Aku Karena Allah

Aku ada karena Allah. Hidup karena Allah. Mendengar melihat berkata bergerak bertindak berbuat karena Allah. Merasa senang sedih suka duka bahagia sengsara karena Allah. Marah benci murka karena Allah. Kasih sayang cinta karena Allah. Sehat sakit waras gila karena Allah. Miskin kaya lemah kuat kuasa hina mulia karena Allah. Tidur terjaga karena Allah. Mimpi imajinasi delusi ilusi halusinasi sadar karena Allah. Mati karena Allah. Aku tiada karena Allah.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

PANCASILA

Gambar

 

 

Soekarno meringkas Pancasila jadi Trisila, lalu Trisila jadi Ekasila yaitu Gotong Royong

Cepiar Singanagara mengkristalkan Pancasila jadi Trisila, Trisila jadi Ekasila, Ekasila (Gotong Royong) menjadi Esasila yaitu bertuhan.

Apa itu bertuhan?

 

13-03-14

CS

 

 

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Beasiswa Bintang Makara 2014

GambarPendidikan tidak hanya merupakan kunci utama kesuksesan seseorang tetapi juga merupakan kunci utama kesuksesan suatu bangsa. Pendidikan mengajarkan seseorang untuk berpikir dan menganalisa. Pendidikan juga mampu mengajarkan perbedaan antara benar dan salah serta cara untuk melakukan perubahan-perubahan positif. Namun, ada banyak anak daerah, anak jalanan, anak miskin, dan anak terlantar yang sebenarnya pantas dan berpotensi menjadi calon pemimpin masa depan yang tidak bisa mengakses pendidikan akibat kurangnya biaya.

Oleh karena itu, Bintang Makara dan para mitra kerjanya menyediakan Program Beasiswa bagi anak Usia Sekolah SD, SMP, SMA, dan S1 di PTN / Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran dan Universitas Gajah Mada. Bintang Makara berharap bahwa nantinya para penerima beasiswa tersebut dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional sehingga dapat mendorong negara ini menjadi lebih maju dan dapat bersaing di bidang ekonomi secara global, hingga terciptanya Bangsa Indonesia yang bermartabat, berbudi pekerti luhur, kompeten dan sejahtera.

Syarat Penerima Beasiswa S1 UI, ITB, IPB, Unpad, UGM  untuk semua jurusan:

a). Curriculum Vitae / Biodata Lengkap, hingga nama Ayah dan Ibu serta jumlah Saudara Kandung

b). Scan Ijazah, Surat Kelulusan, atau Surat Keterangan mengikuti Ujian Nasional dari kepala sekolah

c). Scan raport kelas 3 (semester 1)

d). Surat Pernyataan Penghasilan Orang Tua

e). Essay tentang alasan pribadi mengapa berhak mendapatkan beasiswa dan alasan ingin kuliah

Fasilitas Beasiswa: Formulir Ujian Masuk Perguruan Tinggi (SIMAK UI), Biaya Semester 1 dan 2, Tempat Tinggal (Asrama Mahasiswa UI), atau Uang Saku per bulan

Berkas-berkas dikirim paling lambat tgl 25 April 2014 ke alamat E-mail: bintangmakara@gmail.com

Kami pihak Bintang Makara tidak dapat menentukan Anda diterima atau tidak di Perguruan Tinggi Negeri (Universitas Indonesia). Kami hanya menyediakan program beasiswa kebutuhan akomodasi Anda setelah diterima di Program Sarjana Reguler (S1) PTN bersangkutan. Anda sendiri yang harus berusaha dengan sungguh-sungguh mendaftar dan melalui UJIAN PENERIMAAN PTN (SIMAK UI, SBMPTN, atau UJIAN MASUK Program Sarjana Reguler-S1).

Keputusan Dewan Juri Bintang Makara dalam menentukan penerima beasiswa bersifat mutlak, tidak dapat diganggu gugat.

E-mail: bintangmakara@gmail.com

Twitter: @BintangMakara

http://bintangmakara.or.id

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Pendidikan Khusus

kid

Pendidikan khusus adalah penyelenggaraan pendidikan untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa yang diselenggarakan secara inklusif (bergabung dengan sekolah biasa) atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah.

Pendidikan khusus diperuntukan untuk anak berkebutuhan khusus. Menurut pasal 15 UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, bahwa jenis pendidikan bagi Anak berkebutuan khusus adalah Pendidikan Khusus. Pasal 32 (1) UU No. 20 tahun 2003 memberikan batasan bahwa Pendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional,mental, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa. Teknis layanan pendidikan jenis Pendidikan Khusus untuk peserta didik yang berkelainan atau peserta didik yang memiliki kecerdasan luar biasa dapat diselenggarakan secara inklusif atau berupa satuan pendidikan khusus pada tingkat pendidikan dasar dan menengah. Jadi Pendidikan Khusus hanya ada pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Untuk jenjang pendidikan tinggi secara khusus belum tersedia.

PP No. 17 Tahun 2010 Pasal 129 ayat (3) menetapkan bahwa Peserta didik berkelainan terdiri atas peserta didik yang: a. tunanetra; b. tunarungu; c. tunawicara; d. tunagrahita; e. tunadaksa; f. tunalaras; g. berkesulitan belajar; h. lamban belajar; i. autis; j. memiliki gangguan motorik; k. menjadi korban penyalahgunaan narkotika, obat terlarang, dan zat adiktif lain; dan l. memiliki kelainan lain.

Menurut pasal 130 (1) PP No. 17 Tahun 2010 Pendidikan khusus bagi peserta didik berkelainan dapat diselenggarakan pada semua jalur dan jenis pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. (2) Penyelenggaraan pendidikan khusus dapat dilakukan melalui satuan pendidikan khusus, satuan pendidikan umum, satuan pendidikan kejuruan, dan/atau satuan pendidikan keagamaan. Pasal 133 ayat (4)menetapkan bahwa Penyelenggaraan satuan pendidikan khusus dapat dilaksanakan secara terintegrasi antarjenjang pendidikan dan/atau antarjenis kelainan.

Belum banyak yang berkecimpung di dunia pendidikan khusus ini, dikarenakan peserta didiknya relatif dari kalangan minoritas. Cepiar Abdurrohman adalah aktifis pendidikan khusus yang menjadi salah satu penyusun Buku Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Khusus yang diperuntukan untuk semua Penyelenggara Pendidikan Khusus se-Indonesia, bersama dengan beberapa penggiat pendidikan khusus lainnya serta ahli pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta yang difasilitasi oleh Kementrian Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Kini diamanahkan untuk menjadi Direktur Pusat Kajian Pendidikan Khusus (Center for Special Education Studies)

“Bangsa bermartabat adalah bangsa yang terdidik dengan baik” ucap pengajar jalanan itu. Kesibukannya selain menulis adalah mengajar anak-anak jalanan di Sekolah Layanan Khusus Anak Jalanan. Sekolah Layanan Khusus merupakan perangkat penyelenggara dari Pendidikan Khusus.

Sekolah Layanan Khusus yang telah memiliki Buku operasional Penyelenggaraan Pendidikan Khusus diantaranya Sekolah Layanan Khusus untuk Anak Terlantar, Sekolah Layanan Khusus Anak jalanan, Sekolah Layanan Khusus Anak Pedalaman, Sekolah Layanan Khusus Pekerja Anak, Sekolah Layanan Khusus Anak TKI (Tenaga Kerja Indonesia),  Sekolah Layanan Khusus Anak PSK, dan Sekolah Layanan Khusus Anak Berbakat. Selain itu Sekolah Luar Biasa untuk anak-anak penyandang cacat (disabilities) juga termasuk perangkat penyelenggaraan Pendidikan Khusus.

Integrasi antar jenjang dalam bentuk Sekolah Luar Biasa (SLB) satu atap, yakni satu lembaga penyelenggara mengelola jenjang TKLB, SDLB, SMPLB dan SMALB dengan seorang Kepala Sekolah. Sedangkan Integrasi antar jenis kelainan, maka dalam satu jenjang pendidikan khusus diselenggarakan layanan pendidikan bagi beberapa jenis ketunaan. Bentuknya terdiri dari TKLB; SDLB, SMPLB, dan SMALB masing-masing sebagai satuan pendidikan yang berdiri sendiri masing-masing dengan seorang kepala sekolah.

Altenatif layanan yang paling baik untuk kepentingan mutu layanan adalah INTEGRASI ANTAR JENIS. Keuntungan bagi penyelenggara (sekolah) dapat memberikan layanan yang tervokus sesuai kebutuhan anak seirama perkembangan psikologis anak. Keuntungan bagi anak, anak menerima layanan sesuai kebutuhan yang sebenarnya karena sekolah mampu membedakan perlakuan karena memiliki fokus atas dasar kepentingan anak pada jenjang TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB.

Penyelenggaran pendidikan khusus saat ini masih banyak yang menggunakan Integrasi antar jenjang (satu atap) bahkan digabung juga dengan integrasi antar jenis. Pola ini hanya didasarkan pada effisiensi ekonomi padahal sebenarnya sangat merugikan anak karena dalam prakteknya seorang guru yang mengajar di SDLB juga mengajar di SMPLB dan SMALB. Jadi perlakuan yang diberikan kadang sama antara kepada siswa SDLB, SMPLB dan SMALB. Secara kualitas materi pelajaran juga kurang berkualitas apalagi secara psikologis karena tidak menghargai perbedaan karakteristik rentang usia.

Adapun bentuk satuan pendidikan / lembaga sesuai dengan kekhususannya di Indonesia dikenal SLB bagian A untuk tunanetra, SLB bagian B untuk tunarungu, SLB bagian C untuk tunagrahita, SLB bagian D untuk tunadaksa, SLB bagian E untuk tunalaras dan SLB bagian G untuk cacat ganda.

Seharusnya Pemerintah dapat memberikan perlakuan yang sama kepada Anak Indonesia tanpa diskriminasi, kalau bisa mendirikan SD Negeri, SMP Negeri, SMA Negeri untuk anak bukan ABK, maka juga harus berani mendirikan SDLB Negeri, SMPLB Negeri, dan SMALB Negeri bagi ABK. Hingga Juni tahun 2013 di Provinsi Jawa Tengah dan DIY baru Pemerintah Kabupaten Cilacap yang berani mendirikan SDLB Negeri, SMPLB Negeri, dan SMALB Negeri masing-masing berdiri sendiri sebagai satuan pendidikan formal.

Tinggalkan komentar

Filed under pendidikan

Iwan Fals

Image

Iwan Fals (born Virgiawan Listanto; September 3, 1961 in Jakarta) is an Indonesian Singer. In 2002, Time magazine named him as a Great Asian Hero. He studied at SMP 5 Bandung and SMAK BPK Bandung. He continued his studies at Sekolah Tinggi Publisistik and then Jakarta Arts Institute. At the age of thirteen, he performed as a street performer at wedding ceremonies and other social events.

On 1 January 1982, his first son, Galang Rambu Anarki was born. One of his best-known songs, Galang Rambu Anarki, was written for his birth and released on 1982’s Opini (Opinion) album. Galang was a guitarist who became a folk musician in his own right, and he died on 25 April 1997 of a suspected morphine overdose. ‘Galang Rambu Anarki’ translates to “support the sign of anarchy” in English.

Aged 18, Iwan Fals, Toto Gunarto, Helmi and Bambang Bule formed a group named Amburadul. The group released the album ‘Perjalanan’ in 1979, which was not successful, but was re-released with the added track ‘3 Bulan’ as ‘3 Bulan’ (1980) in 1980. The group disbanded and played no further role in Iwan Fals’ career.

As part of his early career, Iwan Fals also recorded some comedy albums, after winning a comedy country singing contest. He sang of comic situations and themes, and his first release was on ‘Canda Dalam Nada’ (the A-side featured five songs by Iwan: Generasi Frustrasi, Dongeng Tidur, Imitasi, Kisah Sepeda Motorku (aka. Kopral), and Joni Kesiangan while the B-side consisted of songs by Tom Slepe and Pusaka Jaya). The songs Dongeng Tidur, Joni Kesiangan and Kisah Sepeda Motorku were released, with one new song, Ambulance Zig Zag, on the Iwan Fals mini-album Canda Dalam Nada, while Generasi Frustrasi and Imitasi were also included on the ‘Yang Muda Yang Bercanda II’ multiartist comedy compilation.

During this time, Iwan supported himself by busking.

1981 saw Iwan Fals’ breakthrough, when he signed to Musica Studio to record his first solo album, Sarjana Muda. This album shows Iwan Fals’ signature country music style, with the protest song “Guru Oemar Bakrie”, which talks of how a teacher is poorly paid but still responsible for educating future well-paid and successful people. ‘Guru Oemar Bakrie’ became very well known and popular in Indonesia, and helped established Iwan’s name. The album also contains several ballads. It benefited from considerable investment by Musica Studio, who used high-quality musicians and producer for the album.

1982’s Opini, also on Musica Studio, cemented Iwan’s reputation as a protest singer, but also as a balladeer. ‘Galang Rambu Anarki’, for his newborn son, combined both elements, commenting on both the happy event of the birth of his first child, but also commenting on rising prices, saying that perhaps his child would be malnourished if they could not afford to buy milk.

1983 saw the release of Sumbang, while 1984’s album releases were Barang Antik and Sugali.

In April 1984, Iwan was arrested and questioned for two weeks after performing the songs ‘Demokrasi Nasi’ and Mbak Tini, both songs never recorded on album, in Pekanbaru. The song Mbak Tini was about a prostitute with a road-side coffee shop, married to ‘Soeharyo’ (Suharto). The events were retold on the song ’14-4-84′ on 1986’s Ethiopia.

Iwan Fals continued to release albums throughout the 1980s, while in 1989 he formed the group Swami, which released two albums Swami I in 1989, and Swami II in 1991. A similar grouping was Kantata Takwa, which contained several Swami personnel. The musical style was “rebana rock”, a blend of Jimi Hendrix and Rick Wakeman, to a Betawi rebana. The album Kantata Takwa’ was released in 1990, featuring songs such as “Bento” and “Bongkar” (“Rip It Down”), two of several songs which they sang during a demonstration by college students.

Up to the release Orang Gila in 1994, Iwan had released approximately two new albums per year for 15 years. Since 1994, he has greatly reduced his release schedule, releasing two singles only in 1995, and one in 1996, while in 1998 Kantata Samsara, the second and final album by Kantata Takwa, was released.

To make up for the lack of new content, a number of Iwan Fals compilations were released in the 1990s and 2000s, including Best Of The Best, Akustik (3 volumes), and Salam Reformasi (“Greetings Reformation”), which sold more than 50,000 copies.

In 2002, Iwan Fals released his first new solo album since 1994, Suara Hati. In 2003 the album ‘In Collaboration With’ was released consisting of performances with other Indonesia artists. Manusia Setengah Dewa, in 2004, was a solo album.

In 2005, he released Iwan Fals In Love, essentially a compilation of existing Iwan Fals romantic reocrdings, but with the new song “Ijinkan Aku Menyayangimu” (“Let Me Love You”) as the main single, and five re-recordings of old songs. Two songs, in collaboration with Indra Lesmana, Haruskah Pergi, and Selancar, were released as digital download in 2006.

In 2007, 50:50 was released by Musica Studios. The album’s themes were romance and social criticism. One single of the album, “Pulanglah” (“Go Home”), tells about the death of Munir. Six singles were written by himself and other six singles were written by his fellow musicians. Two songs were released in 2009 as Untukmu Terkasih.

In 2010, he released Keseimbangan, and in 2011 he released new album titled “tergila-gila” with 4 new songs inside. He has a large fans club which called OI (Orang Indonesia).

Image

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Muhammad dikenang sebagai Pembuat Hukum (Lawgiver) oleh Amerika Serikat

Jika Anda pergi ke Washington DC dan melihat Gedung Mahkamah Agung yang besar, Anda akan melihat relief / pahatan patung gambar dari para Pembuat Hukum sepanjang sejarah. Amerika Serikat menjadi sangat berpengaruh di panggung dunia karena meletakan hukum di tempat yang mulia, Amerika Serikat belajar hukum dari berbagai belahan dunia. Pembuat Hukum yang dikenang oleh Amerika Serikat ada 18 Pembuat Hukum dibagi menjadi dua bagian kelompok waktu, pahatan patung itu dari marmer Spanyol. Di dinding selatan, di sebelah kanan pengunjung yang masuk, merupakan tokoh dari era pra-masehi – Menes, Hammurabi, Musa, Salomon, Lycurgus, Solon, Draco, Konfusius, dan Oktavianus (Caesar Augustus). Pada dinding utara ke kiri adalah tokoh dari era masehi – Napoleon Bonaparte, Marshall, William Blackstone, Hugo Grotius, Louis IX, Raja John, Charlemagne, Muhammad dan Justinian.

Muhammad menjadi pribadi yang unik di Amerika Serikat, sebagian orang Amerika yang tidak tahu tentang Muhammad malah menghina Nabi Umat Islam ini, sebagian lagi memfitnahnya dengan keji. Padahal para pakar hukum dan Konstitusi Amerika Serikat menempatkan Muhammad di tempat yang mulia dan beradab, karena Muhammad memang pantas dan layak dimuliakan mengingat prestasi yang diraih sewaktu hidup dan kebesaran yang dimilikinya. Muhammad dianggap sebagai salah satu orang yang membuat dunia lebih beradab, begitulah penilaian para ahli hukum Amerika Serikat.

Dalam masa remajanya, Muhammad percaya sepenuhnya dengan keesaan Allah. Dia hidup dengan cara amat sederhana dan membenci sifat-sifat angkuh dan congkak. Dia menyayangi orang-orang miskin, para janda dan anak-anak yatim serta berusaha menolong mereka. Dia juga menghindari semua kejahatan yang menjadi amalan biasa di kalangan para remaja Arab pada masa itu seperti berjudi, meminum minuman keras (Arak / Alkohol), berkelakuan kasar dan lain-lain, sehingga beliau dikenali sebagai As Saadiq (yang benar) dan Al Amin (yang amanah). Dia sentiasa dipercayai sebagai penengah (hakim) kepada dua pihak yang berperang atau bertengkar di kampung halamannya di Mekah, dan keputusan perkara senantiasa diterima oleh kedua belah pihak yang berseteru, adil dalam memutuskan kasus. Wajar jika Negara Adikuasa seperti Amerika Serikat memberi penghormatan dan penghargaan yang mulia kepada Muhammad.

Gambar

5 Komentar

Filed under Uncategorized

Seorang Rendra

Rendra!
Setahuku dia seorang penyair yang kurang ajar
Ia buat puisi tentang cukong-cukong
Jorok pula puisi nya
Cukong-cukong itu katanya berak
Jorok sekali kan?

Cukong-cukong atau mafia proyek kini disebutnya
Cukong-cukong atau orang di lingkaran penguasa kini namanya
Cukong-cukong itu berak di kepala Penguasa
Kurang ajar nian ia

Rendra, muda, berani dan berbahaya
Penguasa marah, ditendanglah ia
Rendra kurang ajar dan tak sopan, kata penguasa
Rendra tak punya sopan santun katanya

Penguasa berharap dan ingin sekali Rendra jadi anak yang sopan dan santun
Seperti cukong-cukong itu, kata penguasa
Kesopanan dalam berkata dan berkarya
Sopan dalam berpuisi

Penguasa bodoh, cukong ia peluk, Rendra ia tendang
Atau Rendra yang bodoh kenapa ia tak sopan kepada penguasa?

Harusnya Rendra sopan dan santun kepada penguasa
Seperti cukong-cukong itu
Rendra yang malang, cukong-cukong itu kaya raya
Kenapa tak sopan saja dalam berkata?
Berak di kepala penguasa tak apa, yang penting sopan saja

-CS-
Depok, 7 Desember 2012
*Mengenang W.S. RendraGambar

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized