Monthly Archives: Januari 2008

Muhammad Hatta Wakil Presiden Terbaik

PADA tahun 1950-an, Bally adalah sebuah merek sepatu yang bermutu tinggi dan tentu tidak murah. Bung Hatta, Wakil Presiden pertama RI, berminat pada sepatu Bally. Ia kemudian menyimpan guntingan iklan yang memuat alamat penjualnya, selalu berusaha menabung agar bisa membeli sepatu idaman tersebut.

Namun, uang tabungan tampaknya tidak pernah mencukupi karena selalu terambil untuk keperluan rumah tangga atau untuk membantu kerabat dan handai taulan yang datang kepadanya untuk meminta pertolongan. Hingga akhir hayatnya, sepatu Bally idaman Bung Hatta tidak pernah terbeli karena tabungannya tak pernah mencukupi.

Yang sangat mengharukan dari cerita ini, guntingan iklan sepatu Bally itu hingga Bung Hatta wafat masih tersimpan dan menjadi saksi keinginan sederhana dari seorang Hatta. Jika ingin memanfaatkan posisinya waktu itu, sebenarnya sangatlah mudah bagi Bung Hatta untuk memperoleh sepatu Bally. Misalnya, dengan meminta tolong para duta besar atau pengusaha yang menjadi kenalan Bung Hatta.

“Namun, di sinilah letak keistimewaan Bung Hatta. Ia tidak mau meminta sesuatu untuk kepentingan sendiri dari orang lain. Bung Hatta memilih jalan sukar dan lama, yang ternyata gagal karena ia lebih mendahulukan orang lain daripada kepentingannya sendiri,” kata Adi Sasono, Ketua Pelaksana Peringatan Satu Abad Bung Hatta. Pendeknya, itulah keteladanan Bung Hatta, apalagi di tengah carut-marut zaman ini, dengan dana bantuan presiden, dana Badan Urusan Logistik, dan lain-lain.

Bung Hatta meninggalkan teladan besar, yaitu sikap mendahulukan orang lain, sikap menahan diri dari meminta hibah, bersahaja, dan membatasi konsumsi pada kemampuan yang ada. Kalau belum mampu,
harus berdisiplin dengan tidak berutang atau bergantung pada orang lain.

Seandainya bangsa Indonesia dapat meneladani karakter mulia proklamator kemerdekaan ini, seandainya para pemimpin tidak maling, tidak mungkin bangsa dengan sumber alam yang melimpah ini menjadi bangsa terbelakang, melarat, dan nista karena tradisi berutang dan meminta sedekah dari orang asing.

Iklan

2 Komentar

Filed under Uncategorized

Cerita Dari Gunung

Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. “Aduhh!” jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, “Aduhh!”Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, “Hei! Siapa kau?” Jawaban yang terdengar, “Hei! Siapa kau?” Lantaran kesal mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, “Pengecut kamu!” Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membanya dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, “Apa yang terjadi?”Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, “Anakku, coba perhatikan.” Lelaki itu berkata keras, “Saya kagum padamu!” Suara di kejauhan menjawab, “Saya kagum padamu!” Sekali lagi sang ayah berteriak “Kamu sang juara!” Suara itu menjawab, “Kamu sang juara!” Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan, “Suara itu adalah GEMA, tapi sesungguhnya itulah KEHIDUPAN.”Kehidupan memberi umpan balik atas semua ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan yang kita dapat adalah sebuah pantulan atas tindakan yang kita perbuat. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, ciptakan cinta di dalam hatimu. Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, maka tingkatkan kemampuanmu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu. 

Tinggalkan komentar

Filed under reality

Minyak Tanah Stok Melimpah Tapi Langka

Stok Melimpah

Kepala Divisi Komunikasi PT Pertamina (Persero) Toharso mengatakan, hingga saat ini tidak ada rencana Pertamina untuk melakukan operasi pasar minyak tanah, terutama di wilayah Jakarta. Menurut dia, stok minyak tanah secara nasional melimpah, sehingga semestinya tidak terjadi kelangkaan.

Dikemukakan, permintaan akan minyak tanah belum mengharuskan dilakukannya operasi pasar. “Tidak hanya itu, penyaluran minyak tanah masih cukup sesuai alokasi” katanya.

Dikemukakan, masyarakat tidak perlu khawatir tidak memperoleh minyak tanah, sebab jika di satu RT/RW tidak ada yang menjualnya maka konsumen bisa membelinya di warung-warung di RT/RW lain yang masih satu kelurahan namun tentu saja dengan harga yang melambung tinggi. Pertanyaannya kenapa minyak tanah masih langka?

Rakyat negeri ini semakin belum sejahtera, belum bisa makan cukup, dan pemimpinya belum peka dengan kebutuhan rakyat. Coba Anda pikir, sebagian besar rakyat kita penghasilannya per-hari di bawah Rp. 20.000,00, terus dipaksa untuk membeli Gas Elpiji yang paling murah Rp. 27.000,00. Ini sebenarnya yang bodoh siapa? Rakyat atau yang membuat kebijakan?

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Soeharto “The Smiling General” journey to Barzakh

 Anak petani biasa yang sukses  menjalani perannya untuk meraih cita-cita adalah Soeharto salah satunya. Sewaktu kecil Beliau pernah pergi ke sawah dengan ibunya untuk bertani, maklum waktu itu Beliau tidak sekaya (seharto) sekarang. Terlepas dari pro-kontra tentang personality Soeharto, penulis yakin semangat Soeharto dalam berusaha meraih cita-cita patut ditiru dan diteladani oleh segenap ‘Putra Bangsa Indonesia’. Di negeri ini tidak ada yang tidak mengenal Soeharto mantan Presiden RI ke-2, rakyat yang menjadi raja layaknya Ken Arok. Beliau memimpin negeri ini selama 32 tahun. Sejarah Indonesia mencatat bahwa Beliau satu-satunya orang yang memimpin Indonesia dengan renggang waktu yang paling lama.

Setelah mengalami periode perbaikan perikehidupan sosial ekonomi serta menempati posisi yang dipandang oleh negara-negara ASEAN dan negara-negara lain, Indonesia ditinggalkan oleh Soeharto, sosok yang memimpin Indonesia selama  lebih dari tiga dasawarsa. Namun menyisakan perkara hukum yang belum tuntas hingga sekarang.

Hingga saat ini sejumlah masalah di dalam negeri belum juga terselesaikan. Salah satunya, menyeret Soeharto ke meja hijau untuk kasus pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi yang dilakukannya selama ia mengangkangi negeri ini. Malah, Soeharto menjadi kian licin untuk didudukkan ke kursi Kejaksaan. Alasannya: sakit. Hingga kini Beliau meninggal dunia.

Selama satu dasawarsa usai pemerintahan Soeharto kemudian membawa wabah SARS  alias Saya Amat Rindu Soeharto. Peredaran wabah ini begitu kuat di daerah pedesaan, juga kalangan yang mengalami penggusuran, bencana alam, dan medan-medan pengungsian.

Tapi Soeharto tak lagi segagah dulu untuk bisa tampil dan menebarkan senyumnya yang ramah khas orang desa. Beliau terbujur kaku di tempat tidur terakhirnya (Kuburan) kini tidak ada lagi menjelang hari pemeriksaan Kejaksaan tiba. Bukan lagi stroke ringan, komplikasi dengan jantung, ginjal dan paru-paru yang menghalangi pengusutan hukum Soeharto, tetapi Malaikat Munkar-Nakir yang menghalangi pengusutan kasus Soeharto.

Indonesia telah kehilangan salah satu pemimpinya, sekarang kita menunggu siapa gerangan pemimpin berikutnya yang akan menggantikan Soeharto. Sebelas tokoh yang dikenal masyarakat disamping Sri Sultan Hamengkubuwono X, Sutiyoso, Prabowo Subianto, Yusril Ihza Mahendra, Hasyim Muzadi, Agung Laksono, Hidayat Nurwahid, Aburizal Bakrie, Salahuddin Wahid, Fadel Muhammad dan Megawati. Yang akan berlaga di pemilu pada 2009.

Good Bye General!!! See You Next Time in Barzakh. I will folllow you after I reach my dreams. I wanna be great entrepreneur in the world and I will make Indonesia become great nation.

Best Regard,

Cepiar Abdurrochman

3 Komentar

Filed under reality

Rahasia Kesuksesan Orang-Orang Terkaya di Dunia

Ini adalah ringkasan dari cara agar kita hidup selamat, sehat, bahagia, terhormat, berkedudukan, sukses dan kaya.

  • Berdo’a
  • Orang-orang sukses dan kaya itu sebelum mereka sukses dan kaya, mereka percaya, yakin dan optimis bahwa mereka akan sukses dan kaya.
  • Memimpikan dan membayangkan kesuksesan dan kekayaan seakan-akan ada dalam diri mereka, padahal mereka belum sukses dan kaya
  • Sabar dan berusaha
  • Bersyukur

“Allah mengabulkan setiap do’a tanpa terkecuali”

“Barangsiapa yang bersyukur niscaya AKU (ALLAH) tambah nikmatnya”

“Allah menolong hamba yang menolong saudaranya”

Referensi: The Holy Qur’an, The Secret (Karya: Rhonda Byrne), Biografi Bill Gate, dan literatur-literatur di internet.

1 Komentar

Filed under reality

Pedagang Kaki Lima Dianggap ‘Sampah’?

Banyak konsep yang ditawarkan pemerintah baik pusat maupun daerah untuk kemajuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Namun sampai saat ini belum tampak adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat indonesia sendiri. Sangat menyedihkan, kita merupakan bangsa yang belum kuat di mata internasional. Hal ini ditunjukan dengan tampak lemahnya ‘taring’ negara ini, contohnya; kasus TKI yang dianiaya keadilan tidak pernah berpihak kepada para TKI, guru tidak begitu dihargai, sumber daya alam dikuras orang lain, dan yang paling parah banyak program peningkatan kemiskinan oleh para penguasa negeri ini dengan cara menjegal rakyatnya untuk hidup sejahtera (Penggusuran pedagang kaki lima, mempersulit mengurus ijin mendirikan usaha, memangkas subsidi pendidikan, dan lain-lain).

Penulis bermaksud membahas masalah penggusuran pedagang kaki lima, setujukah Anda pedagang kaki lima di gusur dan dihancurkan? jawaban Anda pasti bervariasi, ada yang jawab setuju, tidak setuju, dan tidak tahu, tentunya dengan alasan yang bertubi-tubi. Namun satu hal yang perlu ditinjau disini. Yaitu mengenai orang-orang yang tidak setuju pedagang kaki lima digusur dapat penulis pastikan mereka adalah orang-orang yang memiliki hubungan dengan para pedegang kaki lima atau bahkan mereka adalah pedaganya itu sendiri. Yang menjawab setuju, mereka adalah orang-orang yang hidup di luar lingkaran kemiskinan (orang menegah ke atas/ orang banyak duit). Bagi yang menjawab tidak tahu, penulis pastikan mereka adalah orang yang tidak tanggap terhadap lingkungan sekitarnya, biasanya orang-orang seperti ini selalu banyak kehilangan peluang kesuksesan dan keberuntungan.

Pemerintah menganggap pedagang kaki lima adalah sampah masyarakat yang harus dibersihkan. (penulis kira begitu karena sikap pemerintah terhadap pedagang kaki lima tidak manusiawi, kira-kira yang sampah siapa ya?) kalau anda melihat berita, banyak penganiayaan dan tindakan yang kurang pantas dari pihak pemerintah terhadap pedagang kaki lima. Pemerintah kita terlalu meniru gaya ekonomi dari negara-negara maju, dan lupa meniru esensi cara negara maju mengatur ekonominya. Maksud penulis adalah pemerintah kita hanya peduli terhadap penampilan ekonomni secara kasat mata (banyaknya gedung-gedung pencakar langit, mall dimana-mana, perumahan-perumahan elit, dan gaya hidup bangsanya yang konsumtif) namun tidak tanggap terhadap kualitas kesejahteraan bangsa dan negaranya. Analogi negara ini adalah orang miskin berpakaian mahal-mahal penuh gemerlap kemewahan.

Pemerintah lupa, pemerintah telah membuat rakyatnya sengsara tanpa penghidupan yang layak dengan cara menggusur para pedagang kaki lima. Alasan pemerintah melakukan penggusuran pedagang kaki lima terhitung basi dan kurang cerdas (katanya untuk ketertiban dan kebersihan). Penulis pikir, pengusa dan orang-orang pemerintah harus mengenyam pendidikan lagi khususnya pendidikan moral. Pemerintah kurang cerdas menangani masalah kemiskinan, padahal dengan melakukan penggusuran terhadap pedagang kaki lima malah membuat bangsa ini terpuruk secara ekonomi, pengangguran semakin meningkat. Dan orang-orang yang kelaparan bertambah. Kalaupun alasannya untuk kebersihan dan ketertiban, kenapa pemerintah tidak berupaya untuk merapikan bangunan kayu-kayu itu dengan bangunan yang pantas? dan untuk menagani kebersihan kenapa tidak membersihkan sampah-sampahnya saja yang berserakan?

Oya, Kita harus sadar bahwa budaya kita berbeda dengan bangsa maju. Cara berpakaian, bergaul, dan berinteraksi sangat berbeda. Apalagi cara berdagang jelas berbeda, orang barat sana (Amerika, Eropa, dan Australia) kenapa para pedagangnya dikumpulkan di mall-mall tidak ada yang menjadi pedagang kaki lima, karena ekonominya kuat artinya mereka hidupnya rata-rata lebih dari cukup. sehingga mereka mampu membayar sewa tempat di mall karena kehidupan rakyat kecilnya disubsidi/dibantu pemerintahnya. Kalau bangsa Indonesia, sudah mah masyarakatnya rata-rata hidup sekedar cukup terus penghidupannya malah ‘dikebiri’ pemerintah.
Para pedagang kaki lima jangan senag dulu dari tadi penulis belain, Anda-Anda juga harus mikir untuk menjaga kebersihan, buang sampah pada tempatnya!!!!!

Bagi Anda para pedagang kaki lima jangan buang sampah sembarangan kalau tidak mau dianggap ‘sampah’ oleh pemerintah.

Tolong pak penguasa yang suka gusur-gusur pedagang kaki lima mikir!!!!!

16 Komentar

Filed under reality