Kisah Kaya, Sukses, atau Cinta?


Di sebuah rumah megah di Jakarta tinggal satu keluarga yang terdiri dari satu anak dan kedua orang tuanya. Minggu pagi yang cerah halaman rumah mereka tampak indah dan mempesona. Tiba-tiba datang tiga orang tamu yang mengetuk pintu rumah mereka.

Tak lama setelah ketukan ketiga, pintu terbuka lalu muncul dari dalam sosok perempuan setengah baya sambil berkata, “Silakan masuk, silakan duduk.” Ketiga tamu pun masuk dan memperkenalkan diri satu per satu. Yang pertama bernama “Kaya”, yang kedua bernama “Sukses”, dan yang ketiga bernama “Cinta”.

Salah satu tamu itu berkata, “Silakan pilih salah satu dari kami untuk bisa tinggal di sini, karena apabila satu yang terpilih maka dua dari kami harus keluar dari rumah ini. Kalian bisa pilih Kaya, Sukses atau Cinta. Terserah pilih yang mana, tapi itulah perjanjiannya.”

Terlihat bingung, lalu si ibu itu berkata, “Tunggu, aku akan panggil suamiku untuk minta pendapat kepadanya.”

Tak lama, muncul suaminya dan dia jelaskan kepada suaminya perihal tamunya yang aneh. Suami istri tersebut terlihat bingung untuk menentukan pilihan. Akhirnya si suami bilang, “Kita pilih Kaya saja, kalau kita kaya kan kita bisa beli mobil, tanah, properti, dan banyak uang tentunya. Kita bisa membantu orang yang membutuhkan, kita pilih Kaya saja.”

Istrinya menjawab, “Kenapa kita tidak pilih Sukses? Karena menurut orang bijak, kaya belum tentu sukses, tetapi kalau sukses pasti kaya.”

Lama mereka berdiskusi untuk menentukan pilihan siapa yang akan tinggal bersamanya, sementara ketiga tamunya hanya duduk menunggu dan tersenyum penuh makna.

Dari perdebatan itu, dari tangga atas muncul anak mereka yang baru berusia 9 tahun dan berkata, “Pap, Mam, kenapa tidak pilih Cinta? Banyak orang kaya dan sukses tetapi hidupnya hampa tanpa cinta.”

Kata-katanya pendek tapi mengagetkan kedua orangtuanya. Lalu, kedua orangtuanya berpikir dalam hati, “Yah, kenapa kita tidak pilih Cinta.”

Tamunya berkata, “Sudah tentukan pilihan?.” Si suami akhirnya berkata, “Kami pilih Cinta.”
Namun yang aneh adalah kedua dari tamu itu, yakni si Kaya dan si Sukses, yang tetap saja tidak beranjak pergi. Dalam kebingungan si suami berkata, “Kenapa kalian berdua tetap diam, bukankah perjanjiannya apabila salah satu terpilih maka yang dua harus pergi, kenapa sekarang semuanya tetap di sini?.”

Ketiga tamu itu secara bersama malah makin maju duduknya dan salah satu dari mereka berkata, “Pilihanmu tepat, jika kau pilih Kaya maka Cinta dan Sukses harus keluar, jika kau pilih Sukses maka Kaya dan si Cinta harus keluar. Akan tetapi, jika kau pilih Cinta maka Kaya dan Sukses tidak bisa dipisahkan, karena Kaya dan Sukses adalah bagian dari Cinta. Jalan yang kau pilih sangat tepat, karena sesungguhnya jalan menuju kekayaan dan kesuksesanmu adalah cinta, Tao of Love. Selamat kawan,” ujar ketiganya sambil tersenyum.

Salam sayang penuh cinta buat orang-orang terdekat anda.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under intermezo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s