Franchise atau Peluang Bisnis?

 

Banyak pebisnis belum mengetahui tentang perbedaan antara franchise (waralaba) dengan business opportunity (peluang bisnis). Merasa sebuah bisnis sudah cukup sukses , dengan buru-buru diklaim bahwa konsep bisnis yang dijalankan sudah termasuk dalam kategori franchise. Ada pendekatan bisa dilakukan pebisnis untuk mengetahui dengan pasti apakah sebuah bisnis termasuk dalam bisnis franchise ataukah peluang bisnis. Pastinya dengan mengetahui karakteristik kedua jenis bisnis ini.

Beberapa artikel pada sebuah website bisnis, franchise.about.com, menjabarkan tentang bagaimana bisnis franchise dan peluang bisnis biasa dijalankan. Adapun kriteria dasar peluang bisnis diantaranya adalah pembeli peluang (pemegang lisensi), harus mendistribusikan atau menjual barang atau jasa yang ditawarkan licensor (pemberi ijin) atau franchisor (pewaralaba). Disamping itu terdapat perjanjian tertulis antara pemberi ijin dan pemegang ijin.

26 negara saat ini memiliki hukum peluang bisnis yang membatasi penjualan peluang bisnis tanpa menerbitkan disclosure document yang harus mengacu pada yang telah didisain negara. Dokumen tersebut berbeda antara satu negara dengan negara lain.

 

 

Batas dari peluang bisnis antara lain, tidak ada merek dagang atau kekuatan merek – pebisnis memiliki kekuasaan bebas untuk menggunakan logo perusahaan, slogan atau memasarkan produk. Tidak ada wilayah eksklusif. Disamping itu bisa saja tanpa ada pelatihan, dukungan dan pemasaran dari pemberi ijin.

 

 

Sementara jika dilihat dari tipe pelanggan, peluang bisnis biasanya jatuh pada sebuah kategori sempit dari usaha. Jika Anda merasa membeli sebuah bisnis dalam ‘kotak’, Anda mungkin melihat pada sebuah peluang bisnis. Di atasnya ada daftar pendistribusian dimana Anda menjual produk perusahaan/usaha lain di bawah nama bisnis Anda. Multi level marketing adalah contoh yang sempurna. Kemudian ada peluang “kiosk” seperti  menjual keliling mesin, kios kopi di mal. Di sini Anda biasanya diwajibkan untuk membeli persediaan dari pemberi ijin.

Dilihat dari tipe bisnis, dalam peluang bisnis ini bisnis yang telah ada dapat genap membeli peluang bisnis untuk menambah nilai atau mendiversifikasi produk atau jasa yang ditawarkan. Kadang-kadang mengacu kepada ‘Pusat Penambahan Nilai Keuntungan’ yang mensyaratkan investasi minimal tetapi membolehkan pemilik bisnis menawarkan nilai tinggi produk atau jasa di bawah atap yang sama. Contohnya, kenyamanan sebuah tempat belanja yang menawarkan outlet dry cleaning di dalamnya kepada pelanggan.

Beberapa peluang bisnis dikemas dalam bentuk seperti waralaba, tetapi jika Anda mendapatkan pengertian tentang apa itu franchise tentunya akan lebih baik. Waralaba merupakan konsep bisnis yang diciptakan seseorang atau satu tim orang yang dinamakan franchisor, yang memberikan hak kepada seseorang atau disebut franchisee untuk menjual konsep bisnis yang telah terbukti atau barang atau jasa bagus, di bawah sebuah definisi awal kumpulan syarat dan kondisi, atau yang dinamakan dengan sistem.

 

 

Hubungan antara franchisor dan franchisee dibangun bersama dengan kotrak yang dinamakan Perjanjian waralaba dengan garis besar hak, syarat-syarat, kondisi-kondisi, restriksi dan yang lain dari sistem secara detil.

 

 

Terdapat tiga tipe konsep bisnis yang digunakan konsep waralaba. Ketiganya adalah kedistribusian, lisensi merek, dan format bisnis. Dalam kedistribusian terjadi pemberian hak jual produk induk usaha seperti dealer mobil atau rute menjual keliling mesin.

 

 

Dalam lisensi merek, memberikan lisensi hak untuk menggunakan merek induk perusahaan dengan mengoperasikan bisnis mereka sendiri. Di sini produk atau jasa diwaralabakan dan tidak merupakan bisnis sendiri. Misalnya toko olah raga di sebuah kota kecil diberikan hak eksklusif pada kota mereka untuk menjual produk Nike.

 

 

Format bisnis merupakan konsep waralaba yang biasa paling banyak digunakan. Di mana franchisee membeli hak untuk mengoperasikan sistem bisnis yang unik, yang memiliki sejarah pendirian dan track record diciptakan oleh pewaralaba. Dalam pertukaran untuk sebuah struktur penetapan royalti, pewaralaba menyediakan awal dan pelatihan, dukungan penjualan dan pemasaran dan banyak layanan lainnya dan mendampingi untuk membantu kesuksesan bisnis franchisee. (SH)

Iklan

1 Komentar

Filed under Bisnis

One response to “Franchise atau Peluang Bisnis?

  1. Salam silaturahmi dari kami Resto Waralaba Bebek Goreng Abah Ndut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s