REKSADANA BIASA DAN SYARIAH


Dikutip dari Tabloid NOVA No. 1021/XVIII

Mas Safir Yth,,
Saya senang sekali membaca ulasan Anda yang sangat berguna sekali bagi kami sekeluarga. Selama ini saya kalau investasi hanyalah ke tabungan dan deposito. Beberapa hari yang lalu saya mendapat informasi mengenai reksadana. Tapi saya masih penasaran, bisa tidak, ya, saya mendapat penjelasan seputar reksada.

Selain itu, saya juga baru tahu bahwa ternyata ada juga yang namanya reksadana syariah. Apa sih bedanya dengan reksadana biasa? Boleh tidak kalau saya melakukan investasi dalam jumlah yang tidak terlalu besar? Terima kasih, mohon penjelasannya.

Apriloka – Jakarta

Jawab:

Mbak Apriloka yang baik,
Senang sekali saya mendengarnya, bahwa apa yang telah saya uraikan dan bahas dalam media ini dapat membantu Anda dalam mengelola keuangan khususnya dalam keluarga. Benar, kan, bahwa mengelola keuangan itu sebenarnya mudah, hanya butuh kesabaran dan kekonsistenan dalam menjalankan apa yang telah direncanakan.

Memang Mbak, belakangan ini sudah banyak sekali surat ataupun email yang mulai mengeluhkan tentang semakin menurunnya nilai dari hasil investasi pada tabungan dan deposito yang dikelola perbankan. Dulu mungkin dalam setahun mungkin Anda bisa memperoleh hasil investasi sekitar 13 persen, namun sekarang berkurang banyak hingga hanya 7 persen maksimalnya. Nah, inilah yang menyebabkan banyak orang bertanya, harus diinvestasikan kemana lagi uang yang saya miliki agar bertumbuh lebih cepat dan juga risikonya tak terlalu besar.

Reksadana adalah salah satu jawabannya. Kalau kita investasi ke reksadana sama saja dengan kita berinvestasi ke beberapa produk keuangan, seperti saham, obligasi dan juga pasar uang (valas dan deposito). Dengan begitu, risiko nya juga akan tersebar alias risiko yang kita terima juga sesuai dengan hasil investasi yang akan kita peroleh.

Selain itu, keuntungan reksadana yang lain, Anda bisa memulainya dari jumlah nominal yang tidak terlalu besar. Bahkan berita terakhir yang saya terima, investor dapat memulai investasi nya hanya dengan Rp. 50 ribu saja. Bayangkan, murah sekali bukan? Reksadana ini dikelola oleh seorang yang memiliki keahlian dalam bidang investasi.

Para pengelola ini mengerti seluk beluk investasi luar dalamnya, karena mereka memiliki tanggung jawab untuk mendapatkan hasil investasi yang optimal dengan kesesuaian pada tingkat risikonya. Merekalah yang dikenal dengan nama Manajer Investasi. Jadi, kalau Anda menanamkan dana yang Anda miliki pada produk reksadana bagaikan Anda memiliki penasehat keuangan yang akan mengatur kemana uang Anda akan diinvestasikan. Menarik, bukan?

Pada prinsipnya reksadana tidak bertentangan dengan syariat, karena menggunakan prinsip bagi hasil. Para pemodal masing-masing patungan dengan menyetorkan dana dan hasil investasinya juga dibagi kepada para pemodal sesuai dengan proporsi modal yang disetorkannya.

Yang jadi masalah adalah kemana dananya diinvestasikan? Reksadana konvensional atau biasa tentu saja hanya menggunakan pertimbangan tingkat keuntungan saja untuk mengatur portofolio investasi. Sedangkan, reksadana syariah juga harus mempertimbangkan kehalalan suatu produk keuangan selain tingkat keuntungannya.

Jika reksadana syariah membeli saham, maka saham yang dibeli harus perusahaan yang sudah dinyatakan sesuai syariat yang masuk ke dalam JII (Jakarta Islamic Index). Obligasi yang boleh dibeli pun hanya obligasi syariah saja. Begitu juga dengan deposito, hanya yang diterbitkan oleh bank syariah.

Jadi pada intinya, Anda bisa masuk dan memulai investasi pada reksadana jenis apapun, baik itu yang biasa maupun yang syariah sebagai sara lain berinvestasi selain tabungan dan deposito. Semoga Anda sudah medapat gambaran dari uraian saya, ya. Selamat berinvestasi!

Salam.
Safir Senduk
Perencana Keuangan


Iklan

2 Komentar

Filed under Bisnis

2 responses to “REKSADANA BIASA DAN SYARIAH

  1. Artikel yang sangat menarik.

    Oh ya, saya juga mohon ijin untuk numpang memperkenalkan forum baru yang didedikasikan khusus membahas tentang reksadana di http://forumreksadana.com

    Semoga informasi ini dapat membantu perkembangan reksadana di tanah air.

    Terima kasih.

  2. eko

    saya tertarik dgn investasi saham syariah,,

    tapi saya belum bgitu mngerti dg investasi saham,,

    bagaimana cara memulai investasi tsb ??
    sbg pemula, apa yg harus saya lakukan ??
    trus dimana tempat membeli saham syariah tsb??

    trmksh,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s