PROSEDUR JADI AGEN


Dikutip dari Tabloid NOVA No. 768/XV

Pak Safir yang terhormat,

Saya ibu dari dua orang anak. Saat ini saya dan suami mempunyai usaha keliling barang kelontong dengan dua armada mobil. Meski demikian, penghasilan bersih yang kami terima kurang memadai.

Untuk itu, kami bermaksud menambah penghasilan tapi tidak tahu lagi bagaimana caranya. Untuk menambah armada tidak mungkin karena wilayah jangkauan kami tidak terlalu luas dan saingan sudah terlalu banyak. Nah, saya sebenarnya berminat untuk menjadi agen produk tertentu (misalnya produk permen, sirup, dan sebagainya) tapi saya tidak tahu caranya.

Pertanyaan saya:

  1. Bagaimana cara dan prosedur untuk mendapatkan keagenan produk-produk makanan/minuman (yang mereknya sudah dikenal)?
  2. Kira-kira berapa modal yang kami perlukan untuk menjadi agen? Kami saat ini memiliki uang tunai Rp 100 juta, rumah senilai Rp 20 juta, dan bangunan gudang Rp 500 juta yang mungkin dapat kami gunakan untuk agunan.
  3. Adakah risiko untuk menjadi agen? Seberapa besar risiko yang dapat kami alami?

Demikian pertanyaan dari saya. Mohon petunjuk dari Pak Safir. Sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih. LS – Purwokerto

Jawab:

Bu LS di Purwokerto,

Senang sekali mengetahui bahwa Anda dan suami memiliki usaha barang kelontong dalam bentuk keliling. Karena setahu saya, tidak banyak orang yang berani menjajakan barang kelontong secara berkeliling, apalagi dengan menggunakan mobil sebagai armada transpornya. Mengenai jumlah penghasilan yang dirasa kurang memadai, mungkin bisa bersama-sama kita bahas.

  1. Yang jelas, adanya usaha untuk menjadi agen dari suatu produk merupakan salah satu usaha Anda untuk bisa menambah penghasilan dalam usaha Anda. Saran saya, untuk menjadi agen dari suatu produk, Anda perlu menghubungi langsung produsen yang bersangkutan. Untuk mendapatkan alamatnya, Anda bisa mencarinya di buku kuning atau langsung dari kemasan produknya. Atau bisa juga, untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat, Anda bisa bertanya pada Dinas Perdagangan di daerah Anda.
  2. Syarat modal untuk bisa menjadi agen dari suatu keagenan akan sangat bervariasi, tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan yang bersangkutan. Namun demikian, saya rasa harta yang Anda miliki sekarang sudah cukup. Apalagi Anda sudah memiliki gudang dan armada sendiri. Jadi, untuk yang satu ini, coba tanyakan pada produsen dari produk yang Anda inginkan.
  3. Setiap usaha pasti ada risikonya. Namun risiko menjadi agen saya rasa relatif lebih kecil dibandingkan dengan berdagang produknya sebagai pengecer karena ­ sebagai agen – Anda pasti akan mendapatkan sejumlah hak khusus. Selain itu pasokan Anda juga akan lebih lancar dan teratur. Ingatlah bahwa produsen juga punya kepentingan agar usaha keagenan Anda bisa berhasil. Jadi dia pasti akan membantu sedapat mungkin untuk bisa membantu keberhasilan Anda.

Mudah-mudahan saran di atas membantu, Bu. Sukses untuk Anda.

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Bisnis

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s