Sekilas – Pendidikan Dasar Untuk Semua

 

Dalam 20 tahun terakhir Indonesia telah mengalami kemajuan di bidang pendidikan dasar. Terbukti rasio bersih anak usia 7-12 tahun yang bersekolah mencapai 94 persen. Meskipun demikian, negeri ini masih menghadapi masalah pendidikan yang berkaitan dengan sistem yang tidak efisien dan kualitas yang rendah. Terbukti, misalnya, anak yang putus sekolah diperkirakan masih ada dua juta anak.

Indonesia tetap belum berhasil memberikan jaminan hak atas pendidikan bagi semua anak. Apalagi, masih banyak masalah yang harus dihadapi, seperti misalnya kualifikasi guru, metode pengajaran yang efektif, manajemen sekolah dan keterlibatan masyarakat. Sebagian besar anak usia 3 sampai 6 tahun kurang mendapat akses aktifitas pengembangan dan pembelajaran usia dini terutama anak-anak yang tinggal di pedalaman dan pedesaan.

Anak-anak Indonesia yang berada di daerah tertinggal dan terkena konflik sering harus belajar di bangunan sekolah yang rusak karena alokasi anggaran dari pemerintah daerah dan pusat yang tidak memadai. Metode pengajaran masih berorientasi pada guru dan anak tidak diberi kesempatan memahami sendiri. Metode ini masih mendominasi sekolah-sekolah di Indonesia. Ditambah lagi, anak-anak dari golongan ekonomi lemah tidak termotivasi dari pengalaman belajarnya di sekolah. Apalagi biaya pendidikan sudah relatif tak terjangkau bagi mereka.

Bagaimanapun, kita ikut bertanggung jawab dengan pendidikan di negeri ini. Memulai untuk memikirkan dan berbuat agar masalah pendidikan di negeri ini dapat teratasi. Banyak hal yang bisa kita lakukan, diantaranya:

  • Memberikan pendidikan yang benar bagi keluarga
  • Membantu anak tetangga yang putus sekolah agar dapat bersekolah lagi
  • Tanggap terhadap kualitas pengajaran di sekolah di mana anak-anak kita bersekolah
  • Meyakinkan anak jalanan agar mau bersekolah
  • Bersikap bijak pada anak didik
  • Tidak egois dan penuh amarah saat menasihati anak, karena saat marah kita cenderung ir-rasional dan si anak jadi tidak meresapai apa yang kita katakan. sebaiknya mrnasihati saat si anak senang, bahagia, bila perlu sambil bermain
  • Berbuat atas dasar kasih sayang

Selamat Menjadi pendidik yang sukses, dan suatu saat nanti memetik hasil yang gemilang dari tindakan yang kita lakukan

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under pendidikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s