Stok Melimpah
Kepala Divisi Komunikasi PT Pertamina (Persero) Toharso mengatakan, hingga saat ini tidak ada rencana Pertamina untuk melakukan operasi pasar minyak tanah, terutama di wilayah Jakarta. Menurut dia, stok minyak tanah secara nasional melimpah, sehingga semestinya tidak terjadi kelangkaan.
Dikemukakan, permintaan akan minyak tanah belum mengharuskan dilakukannya operasi pasar. “Tidak hanya itu, penyaluran minyak tanah masih cukup sesuai alokasi” katanya.
Dikemukakan, masyarakat tidak perlu khawatir tidak memperoleh minyak tanah, sebab jika di satu RT/RW tidak ada yang menjualnya maka konsumen bisa membelinya di warung-warung di RT/RW lain yang masih satu kelurahan namun tentu saja dengan harga yang melambung tinggi. Pertanyaannya kenapa minyak tanah masih langka?
Rakyat negeri ini semakin belum sejahtera, belum bisa makan cukup, dan pemimpinya belum peka dengan kebutuhan rakyat. Coba Anda pikir, sebagian besar rakyat kita penghasilannya per-hari di bawah Rp. 20.000,00, terus dipaksa untuk membeli Gas Elpiji yang paling murah Rp. 27.000,00. Ini sebenarnya yang bodoh siapa? Rakyat atau yang membuat kebijakan?
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.