Cepiar’s Weblog

Minyak Tanah Stok Melimpah Tapi Langka

Januari 27, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Stok Melimpah

Kepala Divisi Komunikasi PT Pertamina (Persero) Toharso mengatakan, hingga saat ini tidak ada rencana Pertamina untuk melakukan operasi pasar minyak tanah, terutama di wilayah Jakarta. Menurut dia, stok minyak tanah secara nasional melimpah, sehingga semestinya tidak terjadi kelangkaan.

Dikemukakan, permintaan akan minyak tanah belum mengharuskan dilakukannya operasi pasar. “Tidak hanya itu, penyaluran minyak tanah masih cukup sesuai alokasi” katanya.

Dikemukakan, masyarakat tidak perlu khawatir tidak memperoleh minyak tanah, sebab jika di satu RT/RW tidak ada yang menjualnya maka konsumen bisa membelinya di warung-warung di RT/RW lain yang masih satu kelurahan namun tentu saja dengan harga yang melambung tinggi. Pertanyaannya kenapa minyak tanah masih langka?

Rakyat negeri ini semakin belum sejahtera, belum bisa makan cukup, dan pemimpinya belum peka dengan kebutuhan rakyat. Coba Anda pikir, sebagian besar rakyat kita penghasilannya per-hari di bawah Rp. 20.000,00, terus dipaksa untuk membeli Gas Elpiji yang paling murah Rp. 27.000,00. Ini sebenarnya yang bodoh siapa? Rakyat atau yang membuat kebijakan?

Kategori: Uncategorized
Ditandai: , , , , ,

Soeharto “The Smiling General” journey to Barzakh

Januari 27, 2008 · & Komentar

 Anak petani biasa yang sukses  menjalani perannya untuk meraih cita-cita adalah Soeharto salah satunya. Sewaktu kecil Beliau pernah pergi ke sawah dengan ibunya untuk bertani, maklum waktu itu Beliau tidak sekaya (seharto) sekarang. Terlepas dari pro-kontra tentang personality Soeharto, penulis yakin semangat Soeharto dalam berusaha meraih cita-cita patut ditiru dan diteladani oleh segenap ‘Putra Bangsa Indonesia’. Di negeri ini tidak ada yang tidak mengenal Soeharto mantan Presiden RI ke-2, rakyat yang menjadi raja layaknya Ken Arok. Beliau memimpin negeri ini selama 32 tahun. Sejarah Indonesia mencatat bahwa Beliau satu-satunya orang yang memimpin Indonesia dengan renggang waktu yang paling lama.

Setelah mengalami periode perbaikan perikehidupan sosial ekonomi serta menempati posisi yang dipandang oleh negara-negara ASEAN dan negara-negara lain, Indonesia ditinggalkan oleh Soeharto, sosok yang memimpin Indonesia selama  lebih dari tiga dasawarsa. Namun menyisakan perkara hukum yang belum tuntas hingga sekarang.

Hingga saat ini sejumlah masalah di dalam negeri belum juga terselesaikan. Salah satunya, menyeret Soeharto ke meja hijau untuk kasus pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi yang dilakukannya selama ia mengangkangi negeri ini. Malah, Soeharto menjadi kian licin untuk didudukkan ke kursi Kejaksaan. Alasannya: sakit. Hingga kini Beliau meninggal dunia.

Selama satu dasawarsa usai pemerintahan Soeharto kemudian membawa wabah SARS  alias Saya Amat Rindu Soeharto. Peredaran wabah ini begitu kuat di daerah pedesaan, juga kalangan yang mengalami penggusuran, bencana alam, dan medan-medan pengungsian.

Tapi Soeharto tak lagi segagah dulu untuk bisa tampil dan menebarkan senyumnya yang ramah khas orang desa. Beliau terbujur kaku di tempat tidur terakhirnya (Kuburan) kini tidak ada lagi menjelang hari pemeriksaan Kejaksaan tiba. Bukan lagi stroke ringan, komplikasi dengan jantung, ginjal dan paru-paru yang menghalangi pengusutan hukum Soeharto, tetapi Malaikat Munkar-Nakir yang menghalangi pengusutan kasus Soeharto.

Indonesia telah kehilangan salah satu pemimpinya, sekarang kita menunggu siapa gerangan pemimpin berikutnya yang akan menggantikan Soeharto. Sebelas tokoh yang dikenal masyarakat disamping Sri Sultan Hamengkubuwono X, Sutiyoso, Prabowo Subianto, Yusril Ihza Mahendra, Hasyim Muzadi, Agung Laksono, Hidayat Nurwahid, Aburizal Bakrie, Salahuddin Wahid, Fadel Muhammad dan Megawati. Yang akan berlaga di pemilu pada 2009.

Good Bye General!!! See You Next Time in Barzakh. I will folllow you after I reach my dreams. I wanna be great entrepreneur in the world and I will make Indonesia become great nation.

Best Regard,

Cepiar Abdurrochman

Kategori: reality
Ditandai: , , , , , , ,