Pengaduan Masalah Pendidikan

Akhir-akhir ini masalah Pendidikan di Indonesia kian marak mulai dari kekerasan antar guru ke murid, murid ke murid, bahkan ada murid ke guru.

Coba bayangkan seperti apa, tapi jangan terlalu dibesar-besarkan juga. Yang harus dibesarkan adalah keadilan dan penegakan hukum.

Bagi Siapa saja Yang Butuh KONSULTASI MASALAH PENDIDIKAN

kurikulum, APBN, bayaran sekolah, buku-buku, dll

kirim pengaduan ke cepiar.car@Gmail.com

mudah-mudahan Kami dapat membantu

About these ads

50 Komentar

Filed under pendidikan

50 responses to “Pengaduan Masalah Pendidikan

  1. AR

    masalah pendidikan apa aja nanti kami coba untuk beri solusi

  2. sertifikasi guru PNS yang di gembar-gemborkan menambah resah guru-guru bantu dan honorer. guru yang boleh ikut sertifikasi harus mengajar 24 jam, otomatis guru honorer di sekolah-sekolah yang memiliki kepala sekolah yang tidak bijaksana, terancam dikeluarkan alias didepak(habis manis sepah di buang).sebenarnya ini masalah yang menyangkut hidup orang banyak, tapi kenapa pemerintah banga dengan program-program yang telah dijalankan, tanpa harus melihat sisi yang lain. TIDAK ADA YANG MEMBELA HAK-HAK GURU HONORER/BANTU.SETIDAKNYA BERILAH KEPASTIAN STATUS BAGI KAMI, KEPASTIAN HUKUM YANG MENJAMIN STATUS KAMI DI SEKOLAH DIMANA KAMI MENGABDI SELAMA BERTAHUN-TAHUN.JANJI PEMERINTAH TENTANG PENGANGKATAN PNS BAGI KAMI TIDAK MEMBUAT KAMI DAMAI, KARENA KEPASTIAN KAMI TETAP BEKERJA TIDAK ADA, SEHINGGA MEREKA DENGAN MUDAH MENGELUARKAN KAMI DENGAN ALASAN GURU-GURU PNS HARUS SERTIFIKASI KARENA JAM MEREKA KAMI AMBIL. SEMOGA DENGAN TULISAN INI DAPAT MENGGUGAH HATI PEMERINTAH UNTUK LEBIH MEMPERHATIKAN KAMI. KAMI TIDAK BISA HIDUP DENGAN GAJI ANTARA Rp.400-600 RIBU /BLN.TERIMA KASIH….

    • sabar sdra.jgn berniat untukjadi pns atau mndptkan srtfksi.jadilah seorang GURU .di gugu dan di tiru.ga perlu jadi pns dan sertfksi. boleh jadi niat awal baik.tapi setelah jadi pns dan dpt srtfksi,malah jadi malapetaka buat sendiri…. sebenarnya apa yg kau cari….. kenikmatan dan ketenangan bukanlah terletak pada pns atau srtfkasi… hati kecil akan tahu tentang keniatan yg terpendam…

    • ega

      betul itu, banyak guru yang tergeser gara-gara hal tersebut,kasihan padahal guru yang tergeser memiliki kualitas.

  3. apa tidak ada solusi yang tepat untuk sertifikasi guru-guru PNS?kenapa sih pemerintah selalu memperhatikan kesejahteraan guru-guru PNS dan mengenyampingkan kesejahteraan guru-guru honorer/bantu? kalau saya lihat, kesejahteraan guru honorer/bantu minim skali.apa tidak ada solusi untuk itu?guru honorer dapat fungsional bila mengajar 24 jam, yang bener aja!!nggak adil banget..nasibnya bagai katak dalam tempurung.semoga diperhatikan lagi kesejahteraan guru honorer tahun 2008 ini.

  4. m. sabil

    salam kenal saudara cepiar.
    saya sangat tertarik setelah membaca blog yang saudara buat.
    saya sangat membutuhkan bantuan tentang masalah pendidikan terutama buku pelajaran. saat ini saya duduk di bangku kelas 3 sma dan saya tidak mempunyai buku untuk persiapan spmb. rencananya saya akan masuk ke ui jurusan metalurgi.
    saya mohon bantuannya

  5. Echa's mom

    Emang bener banget…
    guru2 sekarang sepertinya tidak cocok lagi dikasih gelar “Pahlawan tanpa tanda jasa”. Soalnya guru2 PNS sekarang kebanyakan mengejar “Gaji”, sedangkan kualitas ngajar-mengajarnya asal-asalan.
    Di SDN tempat anak saya sekolah, di daerah Jakarta Barat, mau daftar masuk sekolah aja di mintain uang dari 500 rb sampai 1,5 jt, belum uang seragam yang 1 stel-nya 100 rb, bayar buku2 LKS. (katanya sekolah “Gratis….”)
    Udah gitu ada guru perempuan yang galak banget, setiap ada siswa yang berbuat salah, guru itu menegur sambil memukul, menjambak, atau menendang. Dia juga sangat berkuasa banget disekolah sampai guru2 yang lain sepertinya takut padahal bukan kepala sekolah.
    Ada juga beberapa guru mengajar les tambahan buat murid2nya dengan menggunakan fasilitas sekolah, bahkan ada yang mengambil soal2 smesteran untuk murid2 yang les dengannya.
    nah… sekarang gimana dong cara menegurnya..??
    soalnya ditegur oleh guru yang lain gak bisa malah marah.
    saran saya lebih baik guru yang begitu di pindah ke sekolah lain.

  6. cepiar

    Saya sependapat dengan Mama Echa, banyak guru sekarang yang tidak pantas diberi gelar “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” sebaiknya diberi gelar “Pahlawan Tanpa Jasa” hehehehehehehe :)

    Tapi saya yakin masih banyak guru sekarang yang benar-benar bijak, baik, dan pantas untuk diberi gelar “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”

    Kita cukup prihatin dengan kondisi negara ini, banyak guru-guru yang sebenarnya tidak pantas untuk menjadi guru. Ada yang jadi guru hanya karena perut, jadi guru agar terjamin masa tua, dan yang lebih parah jadi guru agar dapat hidup santai/tidak kerja tapi dapat gaji :(

    Kita doakan saja agar guru2 yang “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” bisa mengajak guru2 yang “Pahlawan Tanpa Jasa” untuk benar-benar menjalankan kewajibannya sebagai guru. Seorang guru akan ditiru/dicontoh oleh murid2nya yang berjumlah ratusan bahkan ribuan…..

    Sebaiknya guru2 yang gak bener ditegur dan diingatkan dengan sopan, kalo masih bandel tegur lagi, masih bandel tegur lagi, kalo masih bandel juga ya tegur lagi, kalo masih bandel pecat saja (para Orang tua murid berkumpul dan membuat kesepakatan bersama untuk menegur dan bila perlu memecat guru gak bener itu. caranya hasil rapat para orang tua murid diajukan ke kantor Diknas setempat, kalo tidak ditanggapi demo saja sekolahnya. Saya yakin pasti guru gak bener akan ditindak, karena pernah ada kasus serupa dan itu berhasil)

    • Disekolah anak saya ada guru honorer yg sedang proses menjadi guru tetap,selama ini selalu menunjukan kinerja kerja yg tidak baik,tapi kenapa bisa diproses untuk jadi guru tetap.padahal untuk urus siswa kelasnya aja belum baik,sering menunjukan sikap2 yg tidak sepantasnya ditunjukan oleh seorang guru,bahkan orang tua siswa yg memberikan saran,pendapat dan kritik sering ditanggapi yg tidak baik oleh guru honores tersebut.
      padahal kami org tua menyampaikan dengan sopan.Selama ini para otang tua dan guru senior tidak ada yg berani bertindak lbh lanjut dikarenakan bapak dari guru itu adalah kepala sekolah.Tapi sekarang ini guru itu sedang bermasalah dg sy dan sy rasa sdh ckp guru ini bertindak demikian sy ingin memberikan teguran.namun sy tidak tau proses yg hrs dilalui krn sy single parents dan krn masalah ini guru itu telah nerendahkan status sy,bukankah seorang guru hrsnya bs memahami keadaan org tua siswa nya..????
      Jika terus seperti ini bagaimana generasi selanjutnya bs memiliki akhlak dan pemikiran yg baik..jika gurunya sendiri mencontohkan hal yg sebalknya…???

  7. bambang

    Saya merasa kecewa dengan Sebuah sekolah di Kab. Ngawi yang lebih membolehkannya anak didiknya untuk pacaran, dari pada hubungan yang dipantau orang tuanya..Bahkan ada yang diancam dikeluarkan dari sekolah bila hubungan yang dijalani direstui orang tuanya..semua itu dilakukan oleh guru BP yang mengajar disekolah itu..
    Saya yakin ada sabotase di dalam sekolahan itu..
    Saya minta solusi dan supaya semua itu bisa di berantas

  8. Willem

    SMK Josua I yg beralamat di Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat, telah melakukan penahanan ijazah beberapa siswa/i yg tlh lulus. Penahanan ijazah dilakukan oleh pihak SMK Josua I dikarenakan adanya kekurangan biaya selama siswa/i masih aktif pada sekolah tsb. Namun, apakah hal ini dilegalkan oleh pemerintah? Bagaimana nasib para siswa/i yg ingin melanjutkan ke bangku kuliah atau bahkan ingin melamar pekerjaan, sedangkan pihak sekolah menahan ijazah mereka? Bagaimana prosedur yg seharusnya untuk menindak-lanjuti oknum kepala sekolah dari SMK Josua I ini? Mohon bantuannya. Terima kasih.

  9. jaka

    mas bambang harus melaporkan ke OMBUDSMAN tuch :)
    kasih pelajaran biar kapok tuch sekolah

    • Abimanyu

      Nah,… begini ini yang gak ngerti kewajiban, ngertinya hanya hak, lah wong anak bapak sudah sekolah sampe bisa lulus pastinya gurunya kan perlu di gaji, kalo gurunya sudah memberikan hak anak bapak mendapatkan ilmunya sewajarnya kalo bapak memberikan kewajiban bapak untuk membayar uang sekolahnya dong

  10. BUNO JANIANI

    HATI-HATI “PENJUAL INFORMASI”!!!
    Adanya tunjangan profesi bagi guru sudah sangat membahagiakan hati. Namun sayang, dalam proses pencairan tunjangan tersebut terdapat beberapa oknum yang mencoba memanfaatkan situasi.
    Situasi pertama yang dimanfaatkan adalah mengenai turunnya SK Menteri tentang siapa saja yang berhak menerima tunjangan. Mereka yang “katanya merasa” memiliki akses ke tingkat provinsi dan pusat mencoba menjual informasi dengan mengatakan mereka sedang memperjuangkan dan menanyakan langsung turunnya SK tersebut. Tentu saja itu tidak gratis! Mereka “meminta” uang jalan karena harus mendatangi dinas pendidikan provinsi bahkan sampai ke pusat. Uang yang mereka minta itu katanya untuk rental mobil dan memberi “uang saku” ke beberapa “meja”. Mereka bertindak “seakan-akan” menjadi “pahlawan” buat para guru yang dianggap “minim informasi”. Padahal dibalik itu semua mereka ingin memanfaatkan situasi dengan menjual informasi. Bukankah seharusnya urusan keluarnya SK harus disampaikan dari pusat ke provinsi diteruskan ke kabupaten/kota dan ke sekolah? Kenapa harus menjemput bola sampai ke pusat? Dimana kekeliruan itu terjadi? Dari pusat ke provinsi? Dari provinsi ke kabupaten/kota? atau dari kabupaten/kota ke sekolah(baca: guru)?
    Situasi lain yang dimanfaatkan oleh para “penjual informasi” adalah ketika tunjangan cair, mereka meminta “jatah” atas pencairan uang yang dirapelkan. Bayangkan 6 bulan X min. Rp15ooooo!!! Bagaimana mereka merasa tidak tergiur dengan uang sebanyak itu padahal itu uang guru? Bagaimana hukum orang yang mengambil hak orang lain?
    Sungguh, dunia pendidikan di Indonesia kalau tidak segera dibenahi dari hilir ke hulu akan sangat berbahaya!!! Akan dibawa kemana pendidikan ini kalau para pejabat di bawah saja sudah sebegitu “bobrok”-nya? Semoga mereka sadar dan ikhlas untuk sungguh-sungguh mensejahterakan guru. Amien

  11. anto

    mas ada yg tau ga status UT (universitas Terbuka) yg marak didaerah-daerah…. tu sbnrnya untuk guru yg sdh PNS apa GTT jg blh ikut? kuliah kok jm 2 kali seminggu….5 mata kuliah yg dikuliahkan cm 3, yg lainya dengerin kaset, baca modul, tugas dirumah…enak buanget… apa lg lulusannya diprioritas kan jd CPNS…gileee apa pemda ga mikir soal kualitas, trus gmn nasib universitas reguler?bisa2 tutup gara2 ga dpt mahasiswa…buat apa kuliah jauh2 kalo didaerah setempat ada kuliah UT, murah,mudah,dpt ijazah d2/Si PGSD, bisa jd CPNS lg…. kalo diliat dr kualitas msh meragukan,karena bnyk yg lulusan d2 UT yg dulunya dr SMU pada ga tau caranya mengajar anak SD(cerita teman saya)…apakah sedemikian parah dunia pendidikan kita…

  12. maya

    anak saya sekolah di SD Negeri jakarta..saya sbg orang tua binggung kenapa guru-2 disekolahnya tidak konsisten dengan buku-buku yg di pakai u murid-2nya…semester ke 2 thn 2010 sudah berjalan 2 bulan tp kepastian buku-2 yg di pakai tidak tau..sbg ortu yang selalu inten memperhatikan pendidikan anaknya saya kurang suka dengan sikap sekolah anak saya..padahal guru harusnya lebih mengerti bagaimana mencerdaskan anak-2..selama belajar di sekolah pun menurut informasi kelas sering di tinggal..murid hanya di berikan tugas-2 aja..semahal-mahalnya buku..pasti ortu akan berusaha berbagai cara agar kebutuhan sekolah dpt terpenuhi untuk mencerdaskan anak-2nya..padahal pemerintah sudah mengangarkan dana BOS juga kan ..itu saja tdk pernah transparan..ga usah deh dana bos untuk murid-2 kasih aja buat gurunya..yg penting anak-2 di kasih tau buku-2nya.

  13. NONAME

    Maaf sebelumnya, karena saya tidak mencamtumkan nama dan e-mail saya.

    Saya hendak melaporkan , tapi tidak tahu harus ke mana, ini mengenai satu sekolahan (yang berharap keluar dari sistem pendidikan nasional).

    Sekolah ini berada di kota Bandung, (SMP Bintang Mulia, SMA Bintang Mulia, SD Bintang Mulia).

    Kurikulum hendak lepas sama sekali dari kurikulum nasional.

    Berkiblat pada Australia dan negara asing lainnya.
    (Contoh : pel. Sejarah hendaknya mempelajari sejarah nasional, tetapi ini mempelajari sejarah Australia, Perang dunia ke 1 dan 2 saja, baru di kelas 9 mempelajari sejarah nasional RI.

    Menolak adanya upacara bendera (utk memperingati hari-hari bersejarah (penting) bangsa Indonesia)

    Di mana letak kebangsaan dan menjaga keutuhan NKRI !!!!!!!!

    Kami beberapa guru meminta perhatian para pembesar bangsa, pemerhati bangsa, pemerhati dunia pendidikan bangsa ini, agar membantu meluruskan sistem pendidikan yang digunakan di sekolah kami.

    Kami tidak berdaya untuk meluruskannya.
    Karena ada kepentingan-kepentingan RAS/GOLONGAN, KESOMBONGAN RAS.

    TOLONG BANGSA INI, TOLONG KAMI DALAM MENJAGA KEUTUHAN NKRI !!!!!!!!!!!!!!!
    TOLONG KAMI !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • Altare

      Saya mengajar di smp tersebut bidang sains. Bahkan dalam pelajaran sains pun saya dapat membakar nasionalisme anak2. Contohnya keanekaragaman hayati yang besar di Indonesia, kenapa tidak dimanfaatkan — arahnya adalah tnaggung jawab anak2 di masa mendatang untuk memanfaatkan science untuk bangsa dan negara. Setiap ulangan pun saya mengingatkan “untuk apa nilai bagus, kalau ilmu kamu tidak ada aplikasinya bagi Indonesia, bagi masyarakat? Untuk apa kamu tau penyaringan air kotor kalau tidak dimanfaatkan untuk masyarakat yang butuh?”

      Anak2 pun menunjukkan wajah KECEWA ketika saya menunjukkan fakta bahwa sains sederhana yang prinsipnya mereka dapat mengerti, aplikasinya tidak ada di negara kita, dan menghabiskan dana yang besar ketika kita membutuhkannya karena beli ke tetangga.. bukankah ini rasa nasionalis mereka?

      Indonesia butuh aplikasi
      Indonesia butuh ilmuwan2 baru yang nasionalis

      Itu yang sedang saya bangun di sekolah ini

      • dedi jafar

        mohon maaf ibu guru,,bila murid tidak di ajarkan mengibarkan,dan bendera ,mengingat begitu banyak pengorbanan pahlawan dalam mengibarkan bendera yang menjadi simbol tekad kemerdekaan bangsa Indonesia,,menurut saya itu juga kurang bijaksana,,nilai dari upacara bendera sangat tinggi buat negara manapun tak terkecuali indonesia,,boleh maju di segala bidang,,namun ajarkan tdk lupa pada pengorbanan pahlawan..

  14. smkn 8 bandung tidak ada toleransi kpda murid.a yg kena banjir , saya sudah mengatakan ijin kpda ketua murid dan skertaris absen kalo saya ijin , tp guru yg mengajar tidak ada toleransi sdkit pun tntang msalah ini . saya selaku murid merasa di rugikan dgan adanya msalah ini

  15. I W E T

    salam kenal semua,

    Di SD Negeri Pondok Benda VI di jl. Salak Pamulang Tangerang Selatan Banten. Masih banyak terdapat pungli dengan alih2 sumbangan sukarela tapi dipaksakan jika kita menyumbang maka anak2 kita akan dipersulit, mulai dari sumbangan yg dianggap resmi dengan mengunakan undangan tertulis dengan kop dan stempel sekolah dan ditanda tangani oleh kepala sekolah seperti sumbagan KONBLOK lahan parkir sekolah ditetapkan sebesar Rp.10.000,- , sumbangan biaya ulangan Rp. 300.000,- , sumbangan ekstrakulikuler Rp. 10.000,-, dan lain sebagainya.

    Untuk sumbangan tak resmi seiklasnya tapi tak ridho ditetapkan mulai sebesar Rp. 20.000,- sampai semampunya, itu untuk biaya tanda tangan raport, sumbangan photo Rp. 40.000,- tiga kali photo jadi Rp. 120.000,- dan masih ada aja yang lain2nya.

    Yang ingin saya tanyakan apakah semua jenis sumbangan tersebut diatas diberlakukan disetiap sekolah SD…???

  16. Agus

    Katanya pendidikan gratis..mana buktinya..? Di Batam kalo mau masuk sekolah negeri harus ada uang sogokan lewat guru sekolah tersebut atau atau orang lain yang dipercaya oleh guru sekolah tersebut alias calo.

  17. Dimen

    Adik saya sekolah di SMK 7 bandung, dia mendapatkan tugas mata pelajran kewirausahaan. dia disuruh jualan segala macem, bulan kemaren dia disuruh jualan minuman, trus sekarang dia disuruh jualan sembako yang harganya Rp.80.000. kalo ga laku ga akan mendapatkan nilai.
    Nah yang saya heran, emangnya program seperti itu memang disarankan oleh pemerintah?kalo memang dari pemerintah, saya mau ngasih kritik..Apakah pemerintah itu pada ga punya anak?apakah pemerintah tega melihat anaknya yang pulang sekolah harus mengerjakan PR, trus harus menghafal untuk ulangan ditambah lagi harus menjual sembako sebanyak itu..pantesan pendidikan di indonesia itu ga maju2..anak2nya bukan disuruh belajar yang bener malah disuruh jualan..
    saya sangat sedih melihat adik saya harus seperti itu, tolonglah program pendidikan di SMKN 7 Bandung harap dikoreksi lagi..

    Terima Kasih atas perhatiannya…
    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  18. Hilman mvc

    Di sekolah kami (sebuah smp) di mamuju, tak ada pembayaran lagi, kecuali seragam batik dan baju olahraga. Baju-baju tsb memang harus dipesan ke kota karena tidak dijual bebas sekaligus untuk keseragaman. Selain itu tidak ada sama sekali. Masalahnya, banyak siswa dan orangtua yang terkesan ‘tidak menghargai lagi’ insitutsi pendidikan. Siswa ngga menyesal kalau tidak ke sekolah, orangtua juga cuek. Kan gratis!!! Dulu banyak yg dibayar, sehingga ortu akan mengontrol ketat anak2nya untuk betul belajarr di sekolah..nah

  19. slamet nursahid

    ass,sy mohon perhatian dari dinas pendidikan jabar khususnya SD SETIA ASIH 03 TARUMAJAYA BEKASI agar para guru guru supaya disiplin karena hampir setiap hari mereka selalu masuk siang sy sebagai orang tua murid sangat kecewa,mhn di perhatikan.tks

  20. bintang

    Sukoco, Guru SMAN 66 Jakarta Yang Tidak Layak Menjadi Guru

    Sukoco adalah Guru agama Kristen di SMAN 66 jakarta. Ini adalah link alamat website sekolah tersebut: http://www.sman66-jkt.sch.id/ .
    Beberapa alasan yang menyebabkan saya menulis judul tersebut:

    PERTAMA, Sukoco yang bergama Kristen telah bermaksud menikahi seorang perempuan Islam dengan cara berpindah agama menjadi beragama Islam selama kurang lebih 1 minggu. Kemudian setelah proses pernikahan selesai, dia kembali memeluk agama Kristen. Dia berpindah agama dengan tujuan agar mendapat surat nikah dari KUA. PERNYATAAN INI ADALAH PERNYATAAN YANG DIA SAMPAIKAN SENDIRI MELALUI MULUTNYA. Bagi orang tua murid yang beragama Kristen, dan Sukoco sebagai gurunya, Apakah Anda rela anak Anda diajar oleh orang seperti itu?

    Alasan KEDUA, Sukoco telah mengancam perempuan Islam tersebut, akan membunuh ibu dari perempuan tersebut jika rencana yang Sukoco harapkan tidak berjalan. Contoh: ketika orang tua dari perempuan tersebut melarang untuk menikah dengan Sukoco, Sukoco mengancam akan membunuh ibu dari perempuan tersebut. Siapapun Anda yang diancam seperti itu, Apa reaksi Anda?

    Alasan KETIGA. Sesungguhnya kakak-kakak dan adik-adik dari perempuan tersebut telah berbicara dan bertemu langsung kepada Sukoco, untuk melarang Sukoco supaya tidak menganggu perempuan tersebut. Tetapi Sukoco tetap pada keinginannya untuk menikahi perempuan tersebut.

    Alasan KEEMPAT. Dalam dialog yang dimaksud pada alasan ketiga, Sukoco pun beralasan bahwa dia akan menikahi perempuan tersebut walaupun berbeda agama. Karena menurut Sukoco, semua ajaran agama itu sama. Bagaimana mungkin orang yang mencampuradukkan agama layak untuk menjadi seorang guru? apalagi dia adalah guru agama.

    Alasan KELIMA. Sukoco tidak pernah datang ke rumah orang tua perempuan tersebut untuk menyampaikan maksudnya bahwa dia mempunyai keinginan untuk menikahi perempuan tersebut. SUNGGUH PENGECUT!!

    Saya harap tulisan ini sampai kepada kepala sekolah dari SMAN 66 Jakarta, karena kepala sekolah bertanggung jawab terhadap sekolah, murid-murid, guru-guru serta civitas lain yang dipimpinnya.

    Terima Kasih.

  21. roro

    Terima kasih karena saya bisa menulis sedikit uneg2 saya atas tindakan GURU SD yg selama ini sangat meresahkan…Jika dari dasar anak2 sdh dibiasakan dgn permainan uang (dalam arti kata siapa ada uang,ilmu akan dibagi),bagaimana nasib anak2 yg punya prestasi tapi tidak mempunyai uang untuk hal2 spti itu??…
    Di SD Negeri Pamulang,Tangsel hampir semua guru wali kelas mengadakan ‘LES’ stlh atau sblm jam masuk sekolah!! Saya pikir,apakah materi pelajaran itu tidak bisa disampaikan ketika jam pelajaran berlangsung?? Kenapa harus ‘LES’??…bukankan gaji seorg guru sekarang sudah lebih baik??…bayangkan ilmu yang harusnya mereka (guru) bagikan malah disembunyikan untuk anak2 murid yang tidak punya uang (yang artinya tidak mengikuti les)!! Cobalah dihitung berapa penghasilan guru diluar gaji mereka,jika satu murid membayar ‘LES’ Rp.50.000/bulan???
    Di SDN Pamulang nampaknya sudah terjadi kejar mengejar antara guru dan kepala sekolahnya…’bagaimana cara meraup uang sebanyak2nya dari murid’ untuk mengisi pundi2 pribadi!!
    Dahsyat memang kelakuan para PAHLAWAN TANPA TANDA JASA itu (MITOS)…!!!

  22. neny

    wuah..senengnya bisa berbagi. di SD Negeri Kebon Baru, entahlah ini ulah oknum guru atau ulah komite sekolah yang ingin tampil. Dalam rangka meningkatkan kualitas anak anak muridnya yang sudah duduk di kelas VI diadakanlah pendalaman materi. Menurut saya mendalaman materi merupakan salah satu tugas sekolah karena dianggap sekolah ketinggalan atau tidak mampu memberikannya di waktu jam sekolah. saya setuju sekali dan salut sekali. tapi ternyata sebelum pendalaman materi dilakukan siswa sudah dimintakan biaya sebesar Rp.50.000,- per siswa padahal pendalaman materi nya belum dilakukan jadi harus dibayar dimuka…seperti trend jaman sekarang semua di bayar dimuka…belum lagi para murid juga membayar sumbangan untuk membeli AC, pembuatan mushola dan memberikan THR saat mau lebaran kemarin. Setau saya gaji guru2 sudah lumayan baik, padahal siswa disekolah itu tidak semuanya mampu. Aduh…tingkatkan dulu mutu sekolahnya baru fasilitas yang menurut saya tidak utama skali baru difikirkan. Seperti inikah sekolah Negeri sekarang ini…memaksakan kehendaknya…

  23. sinta

    Di SD Negeri 08 Cipinang Besar, Jakarta Timur, masih banyak sumbangan2 untuk para murid diharuskan membayar : LKS sebesar 30.000/murid, untuk pembangunan musholah sebesar 250.000/murid, untuk biaya qurban, parcel untuk guru pada hari raya bukankah gaji guru sudah lebih dari cukup, justru murid belum tentu mampu semua, belum lagi harus membeli beberapa buku pelajaran yang belum disediakan oleh sekolah (walaupun beli di luar), yang saya tanyakan : apakah itu suatu keharusan untuk selalu sumbangan juga apakah tidak disediakan buku LKS & pelajaran dari sekolah, yang katanya sekolah itu gratis, tapi mana…???selalu saja ada pembayaran yang macam2…tolong di perhatikan kepada sekolah ini harus mengadu kemana lagi…katanya sekolah gratis, tapi mana….????dasar para guru mata duitan, sudah gaji besar masih saja menekan para murid untuk membayar sumbangan

  24. Ramadhan Sakti Nasution

    Asslm..
    Sy ingn memohon dan meminta tlong kpada bpak2 yg dpat mmbntu sya..
    Di Kaltim,tepatnya di kabupaten berau,desa Mangkajang..ada 1 yayasan sekolah bernama “Yayasan Perguruan Cikini” yg bekerjasama dgn PT Kertas Nusantara,brgerak di bidang pulp n paper.
    Sudah hampir 3 mnggu siswa/i tdak skolah,akbat konflik yayasan dgn prusahaan,bnyak siswa2 yg tdk bsa blajar..
    Mhon skali dpat d britakn di media,agar pmrintah dpt mmbntu mnangani mslah ini,kshan mreka,khususny siswa2 yg akn mnghadapi UN,mreka butuh persiapan intensif.
    Pemkab berau pn sprtiny sdah mulai kwalahan..
    Jadi sy mmhon agr dpat dibntu spya bnyk phak yg nnti dpt trun tngan,spy anak2 dpt bersekolah kmbli.

    Trimakasih.
    Wassalam.

  25. Saya kecewa dengan sebuah SMK Negeri di Malang. Masak jalur mandiri malah diperbanyak jatahnya daripada jalur online. Apalagi untuk jurusan yang paling favorit dan tinggi nilainya. Kalo dihabiskan jalur mandiri ( JALUR SOGOK DUIT ) berarti sekolah itu menghalang-hallangi siswa berprestasi masuk kesana dan bebas memilih jurusan. Padahal, masih banyak diluar sana anak2 yang berprestasi dan memiliki danem tinggi.

  26. agus

    saya ingin menulis. di SD Negeri pinang 3 tangerang terdapat guru yg menerima suap karena pas pembagian raport semua wali murid pun tidak percaya atas anak yg seharusnya berprestasi menjadi sebaliknya. bagaimana bisa kejadian ini benar-benar transparan. yg saya bingung kejadian tersebut diulangi tiap semester. tetapi tidak ada yg mengambil tindakan. jadi bagaimana cara berpikir guru tersebut???

  27. rudi

    Ternyata benar kata sinta, bahwa sekolah sdn 08 cbs masih mata duitan, apalagi para guru yang selalu baik hati pada orang tua yang mampu kehidupannya, harusnya para guru di mutasikan, di cari orang yang benar-benar tulus pada murid dan tidak pilih kasih, Heh.. para guru…gaji lo saja sudah besar, tapi kenapa masih cari uang pada murid, dasar guru mata duitan…apalagi kepala sekolah nya yang sangat mata duitan, selalu ada sumbangan tiap tahun pada murid baru, tolong diselidiki untuk kasus ini, biar tidak merugikan para murid baru, mutasikan saja sekalian kepala sekolahnya, tidak bagus untuk perkembangan sekolah sdn 08 yang katanya peringkat ke 2 sejakarta timur…

  28. center

    Di Madrasah aliyah negeri cianjur ada seorang murid yang kurang mampu menangis meminta belas kasihan guru nya,dia meminta ijazah foto copyannya karena dia tidak mampu membayar ijazah asli yang ditahan oleh gurunya, murid tersebut berjanji akan menebus ijazahnya tersebut jika dia sudah mendapat kerjaan, tetapi gurunya bersih kukuh tidak memberikan ijazah tersebut dengan alasan murid tersbut belum melengkapi uang administrasi. jangankan ijazah asli,ijazah foto copyan nya pun ga di kasih, kata oknum guru MAN tersebut dia harus membayar uang dulu yang jumlahnya jutaan,murid tersebut menangis dia bingung harus berbuat apa sedangkan untuk mendaptkan uang tersebut tidak gampang keluarganya orang yang tidak mampu, dia harus cari kerja dulu sedangkan untuk mendapatkan kerjaan harus pake ijazah, gimana dia mau bisa dapat kerja kalau ijazahnya ditahan…saya merasa terpanggil untuk menuliskan cerita ini. katanya guru itu pahlawan tanpa tanda jasa, ternyata semua itu bohong belaka, dia hanya memikirkan kepentingannya sendiri, hanya ingin memperkaya hidupnya sendiri, guru semakin kaya sedangkan murid yang tidak mampu semakin melarat. pemerintah memberikan sertifikasi kepada guru supaya kualitas guru menjadi baik, bukan hanya kualitas akademis saja tapi ahklaknya perbaiki, katanya sekolah madrsah islam tapi kenapa masih ada guru yang akhlaknya bejad tidak punya hati nurani… saya berjanji akan melaporkan hal tersebut diatas ke wartawan dan juga ke kementrian pendidikan. kalau bisa guru yang seperti itu dipecat, ngakunya orang islam ngakunya juga sekolah islam tapi kenapa akhlaknya bejad tidak punya hati nurani kalau merasa dirinya islam mana rasa empati dan simpati islam tidak mengajarkan untuk membuat susah orang lain, orang kesusahan bukan dibantu malah mementingkan idealisnya sendiri, buat pemerintah tolong usut oknum guru tersebut. kalau memang negara kita ingin maju tolong geratiskan sekolah dan perbaiki akhlak guru-guru yang bejad bukan menambah gaji guru.

  29. novi

    ibu saya seorang kepala sekolah disebuah sd kecil yang letaknya di salah satu desa di kecamatan loceret, kabupaten nganjuk, di sd tsb kondisi lingkungan sekolah sangat memprihatinkan krn kerjasama pihak sekolah dg komite tidak jalan, komite di sd tsb hanya sebatas sebuah nama yg terpampang dan tidak memiliki program kerja demi perkembangan sekolah, dan ketua komite di sd tersebut sifatnya sbg diktaktor yang selalu mencurigai pihak sekolah dan dengan berbagai macam alasan tidak mau mendukung program-program sekolah demi kemajuan pendidikan siswa dan kenyamanan siswa dalam belajar, selalu terjadi konflik antra komite dg pihak sekolah,,,sy jg sbg wali murid disekolah itu merasa heran,, rasa-rasanya kenyamanan anak sy dalam belajar tidak ada, krn situasi tersebut. disisi lain sy jg merasa kasian kpd ibu sy sebagai KS DISEKOLAH ITU yg selalu disudutkan karena tidak dapat memikirkan kemajuan sekolah. padahal untuk kemjuan sekolah/pendidikan dibutuhkan kerjasama yg baik antara komite dan pihak sekolah, tolong bantu mencari solusi yang terbaik. trimakasih

  30. orang tua Siswa

    SDN Depok Baru VI

    Sangat di sayangkan SD yang berlabel Sekolah Negeri yang notabene gratis, ternyata masih mencari keuntungan dibalik kata Gratis, Modus penjualan Buku Sekolah dan LKS terselubung menjadi trik untuk meng-akali agar tidak ketahuan pihak PRESS dan LSM. Penjualan buku dilakukan di lokasi yang tidak resmi alias “bukan toko buku” dengan bandrolan harga yang fantastik. Ditambah lagi kegiatan yang tidak resmi yang dijadikan kewajiban harus ikut serta dengan ancaman genjet nilai Siswa.

  31. Bang dogel

    Isi Buku pelajaran yang tidak layak….

    Sebagai orang tua yang menyekolahkan anaknya agar menjadi insan yang berpendidikan dan berakhlaq mulia sangat menyayangkan hadirnya buku pelajaran yang isinya menurut Kami tidak pantas bagi anak kelas 5 SD. Buku yang Kami dapati memuat redaksi yang tidak pantas tersebut adalah Buku Cemara untuk Pendidikan jasmani, Olahraga dan Kesehatan.
    Di Bab 5 tentang Budaya Hidup Sehat Kami mendapatkan redaksi tulisan yang sangat vulgar bagi anak kleas 5 SD menyangkut Alat Reproduksi. Yang menurut Kami redaksinya bisa tidak sedetail itu atau diganti saja. Kemudian dari cara membersihkannya juga dituliskan begitu detail dan kemungkinan Guru pun akan menjelaskanseperti yang di tulis, padahal untuk prakteknya bisa bekerjasama dengan orangtua anak bagaimana melakukannya.
    Truss ada tulisan ‘ciuman’. Kata2 ini tentu sangat membuat anak penasaran ingin tahu apa artinya.

    Menurut Kami, pihak Diknas harus :
    1. Berkoordinasi dengan DEPAG/MUI tentang isi buku yang akan di sebar ke Siswa apakah sudah pantas hal tersebut diajarkan kepada murid2 diusia tertentu. Karena dulu Kami di SD tidak pernah mendapatkan tulisan begitu Vulgar Bahkan di SLTA juga tidak Kami alami
    2. Sensitive atas bahan ajar agar
    3. Punya parameter yang jelas yang menyangkut moral dan akhlaq Penyusun Materi Bahan Ajar. Jangan sampai yang menyusun materi Akhlaqnya 0 besar.
    4. Menarik kembali BUku 2 yang sudah beredar

    Terima kasih

    • hmm

      1. vulgar atau tidak itu tergantung. Mungkin Anda akan mengajarkan cara membersihkan kelamin pada anak Anda. Apakah semua orang tua tidak sungkan? Dengan diberi teori di sekolah maka mau tidak mau siswa akan mencari tahu (bahkan mendesak) orang tua untuk mengajarkan praktek cara membersihkan alat kelamin.

      2. Ciuman? Dalam konteks apa? Ciuman itu TIDAK vulgar. Itu adalah hubungan antar manusia yang sehat. Kalau generasi lama tidak tahu, karena belum ada internet dll. Sekarang anak kelas 2 saja mungkin sudah tahu lewat internet. Lebih baik diberi teori yang benar di sekolah kan? Saya rasa ada tulisan iuman di buku tidak lantas menyebabkan guru berkata “oke cari pasangan lawan jenis kita praktek ciuman”

  32. bunda

    kepada bapak menteri pendidikan,mohon ditinjau ulang kembali masalah sertifikasi guru.tahukah bapak kalau dg adanya sertifikasi ini banyak guru bertengkar hanya masalah jam mengajar.tidak etis bukan??? seorang guru yg seharusnya mengajar dg penuh pengabdian kini mengajar dg mengharapkan imbalan.guru tidak lagi bisa sepenuhnya mendidik,tapi berfikir bagaimana bisa memenuhi jam wajib 24 agar mendapat tunjangan.bapak menteri yg saya hormati,program bapak bagus ingin mensejahterakan guru,tetapi tidak adil pak.

  33. dedi jafar

    hilangnya motto pahlawan tanpa tanda jasa….
    lebih dari itu pendidikan yang buruk di mulai daripada staf pengajar yg buruk….
    mohon di perhatikan kopetensi guru yang saat ini semakin memburuk sudah pada level darurat……….

    jangan merekrut guru karna kebutuhan guru tsb..karna perlu bekerja membiayai keluarga(apalagi usia tua)
    namun alangkah bijak bila staf pengajar yg produktif,aktif dan berkopetensi,
    mahasiswa aktif mgkn bisa jadi alternatif..

  34. sumanang

    Mohon pencerahan,
    Anak sy sekolah disebuah pesantren baru kelas 7 smp.
    Saat ini wali murid diharuskan membuat pernyataan harus menyelesaikan sekolah sampai kelas 12. Dan ijazah SD ditahan sekolah dan ijazah smp nanti juga akan ditahan sekolah dan akan diberikan kalau sudah lulus kelas 12, jika belum lulus kelas 12 ingin pindah maka ijazah SD atau SMP tidak akan diberikan. Apakah ada peraturan yg menjelaskan ttg hal ini ? Trim atas pencerahannya.

  35. portofolio atas nama masitoh harahap sekolah madrasah bustanul ilmi langgapayung kecamatan sungai kanan kabupaten labuhanbatu selatan dalam pengajuan sertifikasi guru pada tahun 2010 terdapat didalamnya data pemalsuan yang ditambah, masalahnya yang bersangkutan melakukan pemalsuan dengan membuat surat bahwa masitoh harahap menjadi guru pamong atas penelitian mahasiswa dari 2 nama universitas di labuhanbatu, yaitu universitas alwashliyah dan universitas labuhanbatu
    segera cek data tersebut..

  36. Ass Perhatian untuk pihak terkait pendidikan tangerang selatan semoga pendidikan ditangerang selatan bisa seperti di DKI jakarta dana bos bisa dijalankan U/memajukan pendidikan di tangsel karna SDN Ciputat timur cirendeu tangsel sangat mahal bayar buku paket itu disamping itu ada pungutan liar saat pengambilan Raport oleh setiap walikelasnya itu wajib tp walikelasnya tdk mau ditanya mslh perkembangan anak didiknya selama disekolah selayaknya guru sebagai pendidik pengayom anak murid dan yg sangat disesalkan pembangunan Renovasi Sdn 1 s/d sdn 5 di ciputat timur cirendeu tdk satu persatu direnovasi tp sekaligus jadi membuat murid murid2 beajar hanya kebagian 1jam max 2jam setiap harinya karna kelas selalu bergantian tolong perhatianya kpd pihak pendidikan ditangerang selatan.tks wass

  37. karena berbagai alasan bolehkah seorang guru menolak diberi tugas sebagai bendara bos?

  38. Saya orang tua murid SDN 1 cireundeu ciputat timur tangerang selatan sangat prihatin dengan kondisi sekolahan yg banyak pungutan2 liat dari pihak sekolah apa lagi mau kenaikan kelas ini coba tolong perhatian buat petinggi2 tangerang selatan mengenai sekolah itu padahal baru selesai dibangun sekarang dibongkar lagi yang katanya mau direnovasi gedung dimana anak kami akan belajar coba tolong buat pihak tangsel turun & liat langsung kesekolah itu ada apa sebenarnya.tks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s