Cepiar’s Weblog

RIWAYAT SINGKAT PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)

November 12, 2007 · & Komentar


 

PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dikenal diluar negeri sebagai “ITC” yang menjadi singkatan dari “Indonesia Trading Company”, satu-satunya BUMN “Trading House” di Indonesia yang dibekali pengalaman-pengalaman cukup lama di bidang Ekspor, Impor dan Distribusi adalah Perusahaan hasil merger dari 3 BUMN Niaga PT. Tjipta Niaga (Persero), PT. Dharma Niaga (Persero) dan PT. Pantja Niaga (Persero) berlaku efektif sejak tanggal 31 Maret tahun 2003 berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 22 tahun 2003.

 

Ketiga ex BUMN Niaga tersebut awalnya berasal dari kelompok Perusahaan “The Big Five” milik Pemerintah Belanda di Indonesia era penjajahan Belanda kemudian menjadi BUMN di tahun 50 ‘an.

 

Pelaksanaan merger ketiga ex BUMN Niaga ditujukan untuk meningkatkan effisiensi management, memaksimumkan keuntungan, integrasi bisnis dan meningkatkan kepemilikan asset.

 

1. KEGIATAN UTAMA

 

Kegiatan utama PT. PPI adalah perdagangan umum yang terdiri dari Ekspor, Impor dan Distribusi

 

Pada saat ini, produk dan komoditi yang diperdagangkan oleh PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero)/ITC, termasuk Produk Industri dan Produk Konsumer. Produk Industri termasuk Material Konstruksi (Semen, Aspal, Produk Baja/Produk besi lainnya), Produk Agro (Bahan kebutuhan pokok, Rempah-rempah, Hasil Hutan dan Produk Perikanan), Bahan Kimia (Pupuk, Pestisida, Bahan kimia berbahaya dan Obat-obatan) dan Mesin dan Peralatan (Alat kesehatan, Alat Pertanian, Mesin Berat dan Kendaraan Bermotor). Untuk Produk Konsumer terdiri dari beberapa brand terkenal seperti Unilever  juga untuk produk makanan dan minuman khususnya Duty paid  minuman beralkohol (sebagai importir resmi yang ditunjuk oleh pemerintah Indonesia).

 

2. SUMBER DAYA MANUSIA

 

Dalam aktivitas perusahaaan, perusahaan dibantu oleh lebih kurang 1200 pegawai yang memiliki keahlian dan pengalaman dengan struktur organisasi yang solid dan management yang kompak. Pegawai perusahaan tersebut bekerja di kantor pusat dan di seluruh wilayah kerja di hampir semua propinsi di Indonesia.

 

3. INFRASTRUKTUR PERUSAHAAN

 

Sebagai penunjang, perusahaan memiliki jaringan marketing/gerai pemasaran yang luas dan berkembang seperti kantor, pergudangan dan infrastruktur lainnya untuk kegiatan distribusi di seluruh wilayah Indonesia. Disamping itu perusahaan mempunyai kendaraan-kendaraan operasional di setiap wilayah kerja PT. PPI.

 

4. BUSINESS DEVELOPMENT

 

PT. PPI, untuk pengembangan usaha ke depan mempunyai Direktorat Pengembangan Usaha dan IT yang bertugas mengembangkan usaha yang sudah ada serta mencari usaha baru. Khusus untuk pencarian usaha baru, Direktur Komersial juga ikut perperan. Selain itu, Direktorat tersebut juga membawahi pengelolaan penyewaan Gedung Perkantoran di Jakarta, Villa di daerah Puncak, Jawa Barat serta gudang-gudang yang tersebar di seluruh wilayah kerja PT. PPI.

 

5. BANKER UTAMA

 

Bank Mandiri

Bank Central Asia

Bank Mega

 

6. PARTNER BISNIS UTAMA

 

Semen :

PT. Semen Tonasa, PT. Semen Gresik, PT. Semen Padang.

Pupuk

PT. Pupuk Sriwijaya, PT. Petrokimia Gresik dan PT. Pupuk Iskandar Muda.

Pestisida :

PT. Petronas, PT. Petrosida.

Produk Konsumen :

PT. Unilever Indonesia, PT. General Electric.

Minuman Beralkohol :

PT. Indovino, PT. Muliatama Mitra Sentosa, PT. Bimasena Cipta Caraka, PT. Esham Dima, PT. Geka Nara Sutra, PT. Megaguna Semesta Raya and PT. Duta Permata Synergy.

 

 

 

Kategori: Bisnis
Ditandai: ,

RIWAYAT SINGKAT PT Plaza Indonesia Realty.

November 12, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

1983
Perseroan berdiri pada tahun 1983 dengan nama PT Bimantara Eka Santosa dengan usaha utama di bidang pengembangan properti.

1984-1985
Akuisisi tanah seluas 4,2 hektar di Jl. M.H. Thamrin Kav. 28-30, Jakarta Pusat

1985-1986
Pengembangan disain proyek dan pengaturan pendanaan proyek Grand Hyatt Jakarta dan Pusat Perbelanjaan Plaza Indonesia.

1987
Pembangunan konstruksi Hotel dan Pusat Perbelanjaan pada bulan Maret 1987.

1990
Nama Perseroan berubah menjadi PT Plaza Indonesia Realty.Pembukaan awal Pusat Perbelanjaan Plaza Indonesia pada tanggal 1 Maret 1990, dan pembukaan besar-besarannya pada Agustus 1990.

1991
Grand Hyatt Jakarta dibuka awal pada 1 April 1991, dan pembukaan besar-besaran pada Juli 1991.

1992
Perseroan menjadi Perseroan publik pada Mei 1992. Hasil penjualan saham dari penawaran umum tersebut adalah sebesar Rp 173,25 milyar (US$ 85,94 juta). Seluruh dari 115 juta saham perusahaan didaftarkan pada Bursa Efek di Indonesia pada 15 Juni 1992 dengan total kapitalisasi pasar sebesar Rp 569,25 milyar (US$ 282,37 milyar).

1994
Perseroan melakukan penawaran umum terbatas dua banding satu pada Mei 1994, dengan tambahan modal disetor sebesar Rp 201 milyar (US$ 91,4 juta) untuk pembayaran hutang dimuka dan menguatkan struktur keuangan perusahaan.

1996
Bulan April 1996, Perseroan melakukan akuisisi 55% saham kepemilikan PT Duta Nusabina Lestari (DNL). DNL memiliki tanah seluas 18.925 meter persegi di Jl. M.H. Thamrin Jakarta, yang langsung berdampingan dengan kompleks Plaza Indonesia. Nama PT Duta Nusabina Lestari berubah menjadi PT Plaza Nusantara Realti sesuai Akta Notaris tanggal 30 Januari 1997.

Upacara penandatangan fasilitas pinjaman sindikasi sebesar US$ 130 juta diatur oleh Sumitomo Bank Limited, cabang Singapura untuk pendanaan Proyek Perluasan Plaza Indonesia dilaksanakan tanggal 18 Desember 1996.

1996-1997
Renovasi besar Pusat Perbelanjaan Plaza Indonesia yang meliputi atrium, pintu masuk dan Galeria Grand Hyatt.

1997
Perseroan menunjuk SAE-Waskita Karya Joint Operation (kontraktor Perancis dan Indonesia) sebagai kontraktor utama Proyek Perluasan Plaza Indonesia.
Acara “Ground Breaking” Proyek Perluasan Plaza Indonesia diselenggarakan tanggal 24 September 1997.

1998
Dinding diafragma dan pekerjaan pondasi Proyek Perluasan Plaza Indonesia selesai bulan September 1998. Karena krisis ekonomi yang menimpa Indonesia, Perseroan memutuskan untuk menunda kelanjutan proyek.

2000-2003
Renovasi besar Pusat Perbelanjaan Plaza Indonesia.

2001-2004
Renovasi besar Grand Hyatt Jakarta.

2004
PT Plaza Nusantara Realti membuka Pusat Hiburan Plaza Indonesia (eX) pada tanggal 14 Februari 2004. Pusat hiburan ini bergandengan dengan Pusat Perbelanjaan Plaza Indonesia.

2005
Penyelesaian revisi disain dan tender ulang Proyek Perluasan Plaza Indonesia.

2006
Dimulainya kembali pembangunan Proyek Perluasan Plaza Indonesia dengan menunjuk Ssang Yong Engineering & Construction Co., Ltd. sebagai kontraktor utama.
Acara ”Ground Breaking” diselenggarakan pada tanggal 11 Agustus 2006.

Kategori: property
Ditandai: ,

Filosofi pendidikan

November 12, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar


Pendidikan biasanya berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup.

Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran.

Banyak orang yang lain, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.”

Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam — sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka — walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi

Kategori: pendidikan
Ditandai: ,

Pendidikan anak usia dini

November 12, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:

  • Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa.
  • Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.

Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun.

Ruang Lingkup Pendidikan Anak Usia Dini

  • Infant (0-1 tahun)
  • Toddler (2-3 tahun)
  • Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun)
  • Early Primary School (SD Kelas Awal) (6-8 tahun)

Kategori: pendidikan
Ditandai: ,