Kisah Pengusaha sukses

BANDUNG – Pendidikan sekolah tak selalu menjamin kesuksesan seseorang. Sudah banyak contoh orang-orang sukses tanpa latar belakang pendidikan yang tinggi. Yoyo Saputra, salah satu contohnya.

Lelaki kelahiran Ciamis, Jabar, 41 tahun lalu ini hanya memiliki ijazah setingkat SD. Namun dengan bekal pendidikan yang pas-pasan itu, kini Yoyo mampu menjadi wirausahawan yang sukses.
Usaha yang ditejuni oleh Yoyo adalah memproduksi suku cadang mesin-mesin industri yang terbuat dari karet dan plastik. Memang kesuksesan Yoyo ini tidak datang secara tiba-tiba. Prosesnya cukup panjang.
Dimulai pada tahun 1982 ketika Yoyo nekat meninggalkan tanah kelahirannya di Ciamis. Tanpa bekal apa-apa, Yoyo yang baru lulus SD ini merantau ke Bandung. Tujuannya untuk bekerja.
“Saya diterima kerja menjadi buruh perusahaan yang membuat suku cadang mesin yang terbuat dari karet,” kata Yoyo ketika ditemui SH di rumahnya di kawasan Kiara Condong PSM Bandung.
Yoyo padahal sama sekali awam dengan pekerjaan yang ditekuninya saat itu. Beruntung Yoyo tergolong orang yang mau belajar. Lambat laun Yoyo pun mulai bisa mencetak sendiri suku cadang mesin yang terbuat dari karet seperti kopel dan poli eretan maupun selang. Kemampuannya itu terasah secara otodidak.
Di tempat kerjanya, Yoyo belajar lebih banyak lagi. Tidak sekadar hanya belajar membuat produk, tapi mulai belajar mencari order pesanan. Menurut Yoyo, dirinya memiliki pengalaman tak terlupakan kala coba-coba mencari order sendiri. Sebagai ongkos untuk pergi mencari order ke Jakarta, Yoyo harus melego jaket kulit kesayangannya. Yoyo lupa jaket kulit miliknya saat itu laku terjual dengan harga berapa. Yang pasti, kenang Yoyo, uang dari penjualan jaket kulit hanya cukup untuk ongkos berangkatnya saja.
Untuk kembali ke Bandung, Yoyo harus mencari tumpangan secara gratis. “Waktu itu saya gagal. Ternyata tidak gampang mencari order,” aku Yoyo.
Kegagalan di pengalaman yang pertama tak membuat Yoyo patah arang. Yoyo tetap terus berusaha. Hingga akhirnya, ia memperoleh order sendiri. Setelah dirasa punya cukup pengalaman, Yoyo keluar dari pekerjaannya.
Yoyo memberanikan diri untuk membuka usaha yang sama pada tahun 1985-an. Karena tidak mempunyai modal, Yoyo membuka usaha dengan uang pinjaman sekitar Rp 200.000. Dengan uang pinjaman ini, Yoyo membeli mesin press bekas.
Karena sudah mulai banyak dikenal, tidak sulit baginya untuk mendapatkan order pesanan. Pesanan pertama yang diterimanya kala itu adalah membuat semacam terminal las serta klep pompa air. Pesanan pertama ini dikerjakannya dengan baik hingga membuat si pemesan puas.
Menurut Yoyo, dirinya punya prinsip membuat produk yang kualitasnya baik dengan tepat waktu seperti yang diinginkan oleh pihak pemesan.
Dengan prinsip ini, lambat laun pesanan yang diterimanya terus bertambah. semakin banyak pemesan yang percaya pada dirinya. “Modal saya pas-pasan. Makanya saya selalu minta uang muka dari pemesan. Uang muka itu saya pakai untuk membeli bahan baku karet,” tutur Yoyo.

Hasil Kerja Keras
Kerja keras dari Yoyo mulai berbuah kesuksesan. Ketika krisis moneter melanda negeri ini sekitar tahun 1997-an, usaha yang dirintis oleh Yoyo terbukti mampu bertahan. Saat itu pesanan yang datang justru berlipat-lipat jumlahnya.
Sayangnya tidak semua pesanan mampu dipenuhinya. Harga bahan baku karet yang naik hingga 300 persen merupakan penyebabnya. Yoyo mengatakan banyak pemesan yang keberatan ketika harga produknya dinaikkan, pPadahal dengan naiknya harga bahan baku karet, sulit bagi Yoyo untuk tidak ikut menaikkan harga.
Sampai sekarang harga bahan baku karet yang terus naik selalu menjadi masalah bagi Yoyo. Di awal tahun 2005 lalu, harga bahan baku karet kembali naik hingga 10 persen. Bukan hanya harga saja yang naik, Yoyo pun ternyata harus menanggung pajak PPn untuk semua karet yang dibelinya.
Pengenaan pajak ini dikeluhkan oleh Yoyo. “Usaha saya ini usaha kecil, masak diberlakukan sama dengan industri besar, harus membayar PPn juga,” ujar suami dari Ratna Sulastri ini. Pengenaan PPn berikut harga bahan baku karet yang terus naik menjadi masalah bagi kelangsungan usaha yang dirintis oleh Yoyo.
Pasalnya, tidak semua pemesan mengerti. Ketika Yoyo harus menaikkan harga produknya, sebagian besar pemesan membatalkan pesanannya. Hingga akhirnya Yoyo harus bersiasat untuk menentukan harga.
Menurut Yoyo kalaulah harga produknya naik, kenaikan harga tidak dapat serta-merta mengikuti kenaikan harga bahan baku. Paling-paling yang dilakukannya adalah menekan keuntungan. “Dapat untung antara 10 persen-15 persen sudah bagus,” katanya.
Kalau Yoyo coba-coba cari untung lebih banyak, pihak pemesan bakal beralih ke tempat lain. Maklum, usaha sejenis seperti yang ditekuni oleh Yoyo jumlahnya sekarang sudah sangat banyak.
Persaingan di antara mereka semakin ketat. Yoyo menyikapi persaingan ini dengan cara wajar. Yoyo mengatakan kalau kemudian pihak pemesan mengalihkan order ke yang lain, berarti hal itu memang bukan rezekinya. Sikap pasrah ini justru membuat Yoyo selalu berlapang dada.
Toh pesanan selalu mengalir. Nama Yoyo yang telah dikenal sepertinya menjadi jaminan. Terlebih lagi Yoyo berani bersaing dengan menawarkan produk yang berkualitas serta menyelesaikan pesanan tepat waktu sesuai keinginan si pemesan.
Kini, Yoyo memang mulai menikmati kesuksesannya. Pesanan yang terus datang, sebanyak 11 mesin pres dan mesin bubut yang dimiliki serta 7 pekerja yang membantunya menjadi indikator kesuksesan usaha milik Yoyo.
Omzet sebesar Rp 25 juta/bulan adalah indikator lain dari keberhasilan Yoyo merintis usahanya. Semua keberhasilan ini tak membuat Yoyo cepat berpuas diri. (SH/didit ernanto)

About these ads

38 Komentar

Filed under Bisnis

38 responses to “Kisah Pengusaha sukses

  1. sae

    mungkin yoyo mempunyai energi seperti kerja keras. nekad. ulet. yg tidak di punyai oleh org lain bukan bermodal tebak nasib

  2. m.nardi al mahmudi

    doakan ya mas saya bisa melebihi anda, amien

  3. Achnad Munandar

    asslamu’alaikum, kenalkan nama saya nandar saat ini saya sedang belajar di UNDIP fakultas Peternakan semester III. luar biasa sekali dan inlah mimpi yang selama ini ingin saya wujudkan. skarang saya sedang mencoba mengembangkan 3 usaha yang teman2 bisa bergabung bersama saya:
    1. jasa percetakan art, pin, mug, stiker dll
    2. bisnis makanan ringan krupuk, roti dll
    3. merintis penggemukan kambing

    tertarik untuk bergabung atau bekerja sama?
    hub 085 290 921 725 / E-mail: nandarart@gmail.com / blog: nandarart.blogspot.com

  4. wah hebat,ini bisa menjadi inspirasiq yang hebat
    q juga merintis usaha baru yaitu consultan proyek atau arsitekture ,moga2 ini bisa sukses
    tertarik juga, anda bisa melihat web saya di
    http://www.consultant-desain.co.cc
    trimakasih

  5. noval

    wah hebat si Yoyo ini, nasibnya naik turun kayak permainan yoyo, hehehee..Kalo bisa karyawan ditambah aja biar orderan cepet selesai, betul?
    Yang penting pelanggan puas!!!

  6. thank’s ya nambah inspirasi, maklum lagi merintis usaha di bidang hidrogen system, sebuah alat untuk menghemat penggunaan bensin dan solar pada kendaraan dan industri

  7. raihana

    subhanallah. Allah benar-benar menunjukkan jalan bagi orang2 yang mau berusaha menjepmut rezeki. thanks ya. bagus banget untuk bahan tulisan. sekaligus untuk menyemangati diri sendiri juga yang baru freshgraduate=D. goodluck, teruskan perjuangannya.

  8. gama

    bagus sekali kisah tersebut . . saya boleh minta alamat dan contactnya pak yoyo
    saya ada tugas untuk mewawancarai seorang wirausahawan sukses di Bandung . .
    kabari saya . terimakasih

  9. sangat bermanfaat nih….semoga jadi inspirasi….
    semangat ngeblog…..
    jadi netrepreneur

  10. astria

    salut bt pa yoyo…
    smg sya bs sprt bpk…trims atas inspirasinya…

  11. Etty Nurhayati

    Pak Yoyo Saputra,Boleh minta nomor telp yang dapat di hubi ??saya ingin anda bisa sharing di dalam forum nanti bisa??segera ya Pak

  12. exl

    kerja keras yang tidak sia-sia… smoga kita di beri kesuksesan spt pa yoyo…

  13. Maaf mau baca keburu adzan… kapan-kapan aku cari di facebook deh

  14. Hasil yg memuaskan buat seorang yg tak putus asa..

    pak yoyo minta sarannya donk….

  15. apryll

    hebbbatttt …………
    kalooo bkkan krna tugas dari guru saya untk mencrri tugas ini ,saya ga akan tau tentang hal ini ….

    coba bangsa indonesia kayak ging ????????????

  16. endang sutarom

    wAw . hebad” mas !!

  17. udin stevenvold

    iiiiiiiiiiiiiiii….. mau dunk !!

  18. rosi

    saya salut dengan perjuangan anda memang kesuksesan dari seseorng tidak diukur dari faktor pendidikan yang penting adalah kerja keras dan semangat yang tinggi..

    terus pertahankan &tetap semangat

    salam

    rosi

  19. Arfebriansah

    HEBAT…
    gimana agar bs memiliki motivasi kuat dan jiwa pekerja keras pantang menyerah seperti anda???
    saya adalah orang yang takut mengambil keputusan…
    tolong bimbingannya….

  20. Arfebriansah

    HEBAT…
    gimana agar bs memiliki motivasi kuat dan jiwa pekerja keras pantang menyerah seperti anda???
    saya adalah orang yang takut mengambil keputusan…
    tolong bimbingannya melalui email rianux_1529@yahoo.co.id
    terima kasih atas waktu dan bimbingannya…..

  21. lily

    wow…. Saya kagum banget sama mas Yoyo,, n apa sich kiat-kiat mas Yoyo sehingga bisa sesukses kayak gini…

  22. weh hebat ku salut sama pak yoyo emang kesuksesan orang lain itu tak harus latar belakang pendidikan yang tinggi, klo orang mau suksen harus kerja keras dan menekuni pekerjaanya dan jngan lupa dengan berdo’a dan beribadah ….

  23. Ardiansyah

    saya kagum sekali dengan perjuangan pak yoyo, merintis karir dari nol yang tidak dilatar belakangi dengan pendidikan tinggi dan hanya bermodal tekad ,kemauan ,semangat yg tinggi ,motivasi yg kuat dan pekerja keras serta pantang menyerah.
    sungguh kerja keras yang sangat luar biasa yg mampu merih kesuksesan seperti sekang dan ini sangat bagus untuk di jadikan inspirasi bagi orang lain.

    you are the best

  24. waahh…..tob bgt niy, sukses yaaaa ^_^

  25. muhammad bachrudin

    oke……………….hebaaaaaaaaaaat

  26. ade yoska

    ass… saya ade yoska mahasiswa uin jakarta fakultas ekonomi…
    membaca tulisan ini saya menjadi lebih yakin bahwa modal bukan hambatan untuk menjadi seorang wirausaha….
    sekarang saya sedang memikirkan bidang apa yang sebaiknya saya geluti….
    semoga kwan2 bisa memberi saran…
    yska_cntya@yahoo.com wass…..

  27. siregar

    wah……….. salut bgt ma yoyo orang yg nota bene dari nol bs sesukses tu

  28. nice share..untuk sukses yang terpenting adalah kemauan..:D

  29. nasri

    good luck pak yoyo..semoga saya juga terimpirasi dgn kesuksesan bapak..

  30. alhamduliiah jika ingin suksesnya tidak di cabut Allah SWT harus memperbanyak Shodaqoh. Al Imron 134

  31. Sylvia

    INI CERITA TENTANG PENGUSAHA APA SIH ?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s