beberapa waktu lalu (20 Mei 2007) majalah Tempo tepat Pusat Data dan Analisis Tempo (PDAT) melakukan survey mengenai peringkat 10 besar perguruan tinggi di indonesia yg dilakukan selama desember 2006 s.d. januari 2007 kemaren. kali ini yg di survey adalah kalangan industri/kalangan dunia kerja, kira-kira bagaimana persepsi mereka terhadap kualitas alumni dari beberapa ptn/pts yg di survey oleh pdat. hasil nya adalah sbb :
ui, itb, ugm, ipb, its, unair, trisakti, unpad, atmajaya, undip
Kenapa 10 PT ini dipilih dunia kerja..? -> karena lulusannya memiliki karakter
Karakter seperti apa yg dinilai penting oleh Dunia Kerja..?
10 karakter yg dinilai berdasarkan ranking :
1.Mau bekerja keras
2.Kepercayaan diri tinggi
3.Mempunyai Visi kedepan
4.Bisa bekerja dalam Tim
5.Memiliki kepercayaan matang
6.Mampu berpikir analitis
7.Mudah beradaptasi
8.Mampu bekerja dalam tekanan
9.Cakap berbahasa Inggris
10.Mampu mengorganisasi pekerjaan
Bagaiman agar lulus PT dengan berkwalitas. .?
6 Tips dari dunia kerja berdasarkan rangkingnya :
1.Aktif berorganisasi
2.Mengasah bahasa Inggris
3.Tekun belajar
4.Mengikuti perkembangan informasi
5.Memiliki pergaulan luas
6.Mempelajari aplikasi komputer
Bagaiman Dunia kerja menjaring pekerjanya.. ?
Inilah 8 syarat yg harus dipenuhi (berdasarkan rangking):
1.Indek prestasi komulatif
2.Kemampuan bahasa Inggris
3.Kesesuaian program studi dengan posisi kerja
4.Nama besar Perguruan Tinggi
5.Pengalaman kerja/magang
6.Kemampuan aplikasi komputer
7.Pengalaman organisasi
8.Rekomendasi
sumber : Majalah mingguan Tempo, 20 Mei 2007
67 tanggapan so far ↓
anakpolman_bdng // Januari 19, 2008 pada 5:01 am |
semua perguruan tinggi d atas ga ada apa2 nya d banding dengan politeknik manufaktur negeri bandung (politeknik mekanik swiss)
boleh di adu
cepiar // Januari 19, 2008 pada 1:25 pm |
hahahahaha….. Saya suka koment Anda yang penuh percaya diri
setidaknya Anda sudah mempunyai karakter no.2 dari 10 karakter penting seorang manusia di mata tim penguji.
Ide Anda untuk mengadakan kompetisi kualitas keren juga tuch…..
pada dasarnya saya sepakat kalau sebaiknya diadakan kompetisi yang meliputi segala aspek dan bidang ilmu bagi setiap mahasiswa dan warga Perguruan Tinggi.
Sukses Selalu buat Anda….
MauJadi // Februari 2, 2008 pada 1:22 pm |
Ya rata-rata otak yang perguruan tinggi lebih lemot daripada yang ga sekolah sama sekali….Mengapa?
rata -rata yang kuliah di perguruan tinggi ternama, apa yang mereka pikirkan setelah tamat perkuliahan?
Jawab
Pasti Dikepala mereka dapat bekerja di tempat yang empuk dengan gaji yang lebih tinggi. yang ini yang saya katakan lemot. mengapa? ya bisa anda lihat Jaman sekarang. Rata -rata yang tidak tamat sekolah yang menjadi pemilik atau memiliki usaha karena di awal mereka tidak pernah memiliki rasa malu yang tebal atau gengsi. berbeda dengan anak dengan embel-embel yang hanya ingin di gaji dengan bayaran besar dan tidak capai-capai. seharusnya yang punya embel – embel lebih mudah membuat suatu lapangan pekerjaan.
Maap bila saya terlalu berlebihan. namun itu kenyataan yang harus dilalui.
Thanks
***ketika bahagia saya bisa melakukan apapun!***
wongbanten // Mei 14, 2008 pada 9:25 am |
yang penting setelah lulus perguruan tinggi manapun, harus memiliki kemampuan dan punya komitmen Normatif “EMAS” =
Etika ditegakkan
Motivasi & Kompetisi diciptakan
Amanah dilaksanakan
Sukses prestasi menjadi Tujuan
Cah Jogja // Juni 20, 2008 pada 5:43 am |
sebenarnya IPK bukanlah patokan. karena pada intinya IPK diperoleh dari ujian akhir yg intinya adalh teori, smentara di dunia kaerja kita nga butuh teori tapi praktek. sya yg termasuk mahasiswa dari 10 PTN di atas memiliki teman dengan IPK nyaris 4 namun hingga saat ini skripsinnya terbengkalai karena tidak dapat menggunakan software untuk pengerjaan skripsinya. apakah IPK bagi kalangan pengusaha dan Industri masih menjadi patokan?
fauzi // Juni 24, 2008 pada 6:07 am |
POLBAN (Politeknik Negeri Bandung ) is the best
pencari ilmu // September 8, 2008 pada 6:12 am |
akh yang paling bagus itu klo lulusan pesantren… insya allah masuk surga… heeheheheh
cepiar // September 14, 2008 pada 9:41 pm |
pesantren yg mana dulu?
klo pesantrennya meragukan atau bohongan, nanti masuk sorga bohongan juga
Hery // September 19, 2008 pada 9:47 am |
agronomi unhas is my live
bim // September 21, 2008 pada 8:33 am |
Saya setuju dengan komentar Cah Jogja….Sebaiknya perusahaan jangan hanya melihat IP saja di dalam menentukan / memilih calon karyawan yang akan di rekrut.
Yans // September 22, 2008 pada 1:27 pm |
PERGURUAN TINGGI TERBAIK KOMPUTER DI ASIA TENGGARA ADALAH STMIK AMIKOM YOGYAKARTA.OK?
imam // Oktober 19, 2009 pada 3:02 pm |
mata mu POLINES semarang yang trbaik di Asia.
zia // Oktober 29, 2008 pada 4:49 am |
Lucu kalau Universitas brawijaya masuk urutan 15 besar di urutan 12 kalah sama its, trisakti, unpad, atmajaya, undip tapi kalau kita lihat versi kelas dunia maupun prestasi and lulusannya sekarang lucu banget kalau ub tidak masuk 10 besar.
Menurut survei THE-QS World University Rankings 2008 oktober
UI
UGM
ITB
UNAIR
IPB
UNIBRAW
UNDIP
Menurut Versi Webometrics 2008
UGM
ITB
UI
UNIBRAW
IPB
Pimnas 200/2008
UNIBRAW
UGM
Universitas negri malang
KRI 2008
PEN_ITS,Perlu di inget ini politeknik
UNIBRAW,PTN
ITS,PTN.
jadi kalau berdasarkan PTN UNIBRAW juara no1.
kebanyakan survei di indonesia baik itu lewat Majalah,Koran maupun lewat Web,kurang di terima oleh masyarakatl.kebanyakan memilih mengambil keuntungan dari survei yang dilakukan and alumni yang bekerjai di instansi tersebut.
kita lihat tahun depan.oke
sutos // Oktober 31, 2008 pada 9:33 am |
sekolah gak penting. ipk gak jelas. perjuangan semu. gak ada nilai dan karakter yang dibangun dan teruji secara nyata. setelah lulus mulai dari nol lagi. bener2 buang waktu, tenaga, dan duit. kasihan orang indo dibodohi sama penjajah. gak ada pendidikan yang paling efektif, efsien, dan berdampak kecuali terjun langsung…
Ly // November 13, 2008 pada 3:41 pm |
sy pikir pringkat universitas tidak terlalu banyak memberi manfaat, klau tidak ada skill yang memadai,….
sekarang ini di butuhkan mimpi yang terencana dan ingin di laksanakan…….
walaupun kuliah di PT terbaik kalau orangnya goblok ya tetep goblok….
jangan tertipu oleh nama besar
cepiar // Desember 26, 2008 pada 6:11 pm |
tulisan gak bermutu
Moh Zaiful Arifin // Desember 31, 2008 pada 4:08 am |
kalau menurut saya perguruan tingi terbaik Ipb.soalnya IPb itu sangat sesuai dengan dunia kerja kita dan hampir setiap tahun mahasiswa terbaik dari Ipb
Dimas UNS // Januari 5, 2009 pada 9:30 am |
Ass.
kenyataan adalah ketidak pastian
hanya kualitas yang perlu di adu.
dudung // Januari 22, 2009 pada 4:46 am |
ya apapun itu, anda2 lah yang bisa mengukur teman2 anda di dunia kerja masing2, dengan tolak ukur se-obyektif mungkin n gak narsis..
jaka tingkir // Januari 22, 2009 pada 2:08 pm |
rangking atau peringkat itu menipu, hati-hati.
Perguruan Tinggi terbaik adalah yang paling banyak berkontribusi bagi perkembangan bangsa.
Pergutruan Tinggi Swasta untuk saat ini masih suram, hampir semuanya berkualitas rendah, kalaupun Tempo pernah memasukan Perguruan Tinggi Swasta menjadi terpilih itu karena TEMPO mungkin kongkalikong dengan Perguruan Tinggi Swasta. Perguruan Tinggi Swasta orientasi pungutan liar dan morotin duit mahasiswanya
Anak mandiri // Januari 23, 2009 pada 2:40 am |
Klo mnurut gw,smuany itu bulshit..Ash hole!!!Mw ptn ny “ternama” kek,mw pts “terbæk” kek,,klo mhsiswa ny cuman nyusahin ortu prcuma,sory mksd gw pke biaya ortu,,pola pikirny cuman bs mengemis duit ma ortu,,ya mungkin silakan aja klo ortu ny kaya ato pjabat yg kerjany cuman MOLOR ma KORUPTOR,its no problem..
Gw mank kuliah d prguruan tinggi gak terkenal dan itu jg kagak nyusahin ortu alias pke duit gw sndri,,tp apa blh buat rezki dah ad yg ngatur..Dan skg gw dah kerja dprshaan asing ternama,dan skg gw kerj brdampingan ma ank ITB,,
dan gw mulai pnasaran gmn seh Lulusan ITB tuh.. Ya mungkin karna dr dlu ny cuman bs ngemis duit ma ortu,pola pikirny childish,Gak spt gw swkt kuliah mesti banting tulang bwt cr duit hany ingin skedar kuliah..Pola pikir gw bs lbh dewasa,,karna hal itu bg yg kul ptn ato pts “terbæk”kagak usah blagu n mrasa paling bruntung,,karna rezki tuh dah ad yg ngatur..Yaitu Allah smata.. Peace..Sowry klo gw mnulis kurang brkenan,,krn gw mnulis brdasarkan fakta.,,
willy // Januari 27, 2009 pada 11:04 am |
belum tentu, unhas juga memiliki alumni-alumni yang berkualitas.
Thinker // Januari 28, 2009 pada 8:44 am |
Perguruan tinggi (PT) terbaik gak bisa diukur dari alumninya. Gimana kalo dasarnya lemot kuliah di PT terbaik? Hasilnya pasti NOL! Kalo dasarnya punya bakat cerdas, tekun, mau belajar, ya kuliah di PT abal-abal pun tetap punya nilai jual tinggi. Intinya yg mau gw sampein, pinter itu output tapi caranya jadi pinter itu yg perlu direview & diukur. Kalo PT terbaik itu cuman fasilitas doang, gak jamin lulusannya pinter semua kan? Gak pantas kalo ada yg bilang lulusan PT bukan ternama gak bisa bersaing. Salah besar! Rangking hasil survey itu buat referensi doang, bukan utk nentuin standar. Kalo populasinya disampling secara random, hasilnya gak valid. Untuk ngeliat kemungkinan, ok lah. Untuk publikasi, no way!
cah malang // Februari 3, 2009 pada 5:41 pm |
aq setuju banget ama cah jogja…g perlu IPK bgus yang penting skill…
Rumah Islami // Februari 6, 2009 pada 10:27 am |
ternyata semua karakter yg disebut di atas dibutuhkan kalau kita ingin menjadi PEGAWAI, tapi kalau mau menjadi PENGUSAHA (baca: yang mempekerjakan PEGAWAI) maka perlu ditambah dikit: memiliki jiwa wirausaha, kreatif (pegawai jg butuh tapi dikit “beda”), pantang mundur dan siap rugi tapi segera bangkit lagi
Engineer // Februari 13, 2009 pada 4:02 pm |
Maaf bos! klo di dunia perusahaan, anak politeknik lebih dibutuhkan. Soalnya anak politeknik berkarakter dinamis, ga kaya anak universitas yang statis, paling prakteknya cuman di lab doang.. PEACE AH! (engineer POLBAN)
juanfirmansyah // Februari 23, 2009 pada 2:51 am |
oh gtu yaaaaaaaaa semua kriteria di atas ada sama gue
Anak RONGGOLAWE // Februari 24, 2009 pada 5:22 am |
Sekarang jangan banyak komentar saja,tapi buktikan dengan fakta bahwa seluruh PTN maupun PTS di indonesia is the best.Mari kita saling bahu membahu bangun negeri Indonesia menjadi lebih baik di mata dunia.Kalau kita sebagai mahasiswa bisanya cuma ngomong doang ,itu percuma saja.Jangan dilihat orang itu lulusan mana,tapi lihatlah orang itu dari skill,dan kualitasnya.Percuma kalo lulusan 10 PTN terbaik di indonesia,kalau nanti lulusannya jadi “KORUPTOR” kelas kakap.
Krisna Adhitya // April 8, 2009 pada 12:21 am |
Buset dah, poltek dibandingin ama program reguler sarjana universitas, loe gila kali ya?, yang dipelajarin juga beda kali, loe kaya mbandingin padi ama sapi, sama2 makhluk hidup tapi beda kelompok, gak usah banyak gaya dah anak poltek, gua saranin loe liat dulu kurikulum pendidikanloe, loe liat tuh struktur kuliahnya, apa coba bacanya : U-N-T-U-K S-I-A-P K-E-R-J-A, loe tuh dari awal kuliahloe udah diajarin praktek langsung ama cara kerja ini itu karena loe langsung diterjunin, kalo anak sarjana kagak, mereka dituntut untuk ngembangin bidang ilmunya, siapa coba sekarang yang kekanak2an?
Buat yang ngerasa anak2 S1 childish, pikir dulu sebelum ngomong bung, hidup memang tidak adil, anda tidak suka, ke laut aja, tapi tidak semua seperti itu, jadilah orang bijaksana….
Salam
Me_Me // April 10, 2009 pada 3:37 pm |
Yang jadi masalah tuh org Indonesia masih terpengaruh sama “BRAND”. kebanyakan org berfikir UI itu bagus. Lulusannya dapet kerja semua, dll.
kalau menurut saya seharusnya kita kuliah bukan untuk MENDAPATKAN pekerjaan tapi MENCIPTAKAN lapangan pekerjaan.
Saran saya sih kalo mau kerja mulai saja dari sekarang jangan tunggu sampai lulus kuliah. RUGI!!!
Dennis // April 26, 2009 pada 4:34 pm |
salam kenal bagi kalian semua..
setalah gw baca2 perdebatan kalian..
gw ketawa sendiri..
mnrt gw..
kalian hanya berpendapat ria..
kalian belum pernah kan kuliah di perguruan tinggi yg berkualitas yg masuk 10 besar??
jadi kalian belum merasakan sendiri..
dan parahnya kalian hanya beragumen ria..
lihat dulu kenyataan baru berpendapat..
daripada kalian salah ngomong di luar sana n di ketawain org…
thanks
arta // April 28, 2009 pada 4:47 pm |
PTN terbaik masih dipengang :
1.UI
2.ITB
3.UGM
4.UNIBRAW
5.IPB
Kenapa ku nyebutin 5 PTN negri ini terbaik,Soalnya lihat Kiprah PTN ini selalu ada di urutan atas berdasarkan survey PTN di indonesia:
#Menurut survei paling populer dunia THE-QS World University Rankings 2008 oktober:
UI
UGM
ITB
UNAIR
IPB
UNIBRAW,(unibraw menggeser UNDIP , ITS tidak masuk survei THE-QS World University Rankings kali ini)
UNDIP
#3 Besar Universitas and Istitute Menurut Versi Webometrics 2009.
tingkat PTN (universitas)
UGM
UI
UNIBRAW
tingkat PTN (institute)
ITB
IPB
ITS
#Pimnas 2007/2008
UNIBRAW (menggeser UGM )
UGM
Universitas negri malang (bisa menggeser UNAIR,IPB and UI)
#KRI 2008
PEN_ITS,Perlu di inget ini politeknik
UNIBRAW,PTN (menggeser ITS)
ITS,PTN.
#DARI hasil akreditas BAN-PT TERAKREDITASI A:
UI
UGM
ITB
IPB
UNIBRAW
ITS
UNAIR
Jadi berdasarkan Survey di atas dapat kita simpulkan 5 PT Terbaik 2009:
1.UI (Universitas Indonesia)
2.ITB (institute teknologi bandung)
3.UGM (Universitas GajahMada)
4.UNIBRAW (Universitas Brawijaya)
5.IPB (institute Pertanian Bogor)
woro_htanti@yahoo.com // Mei 7, 2009 pada 4:43 am |
Untuk mendapatkan pekerjaan layak, aku rasa faktor IPK yang bagus atau sekalipun lulusan dari salah satu 10 perguruan tinggi terbaik spt tersebut diatas tidak terlalu pengaruh banget. TERGANTUNG NASIB ORANGNYA JUGA. Yang penting jangan pernah putus asa untuk mendapatkan kehidupan yang layak. Amiiin………….
pejantan507 // Mei 11, 2009 pada 8:34 am |
Gw setuju ma Adhitya, hanya orang GILA alias orang kerdil yg mbandingin poltek ama universitas, lucu. . Ibarat bumi ama langit, tentu poltek yg jd buminya n univ. jadi langit.
tekbat // Mei 13, 2009 pada 9:37 pm |
ya…ya…ya… orang laen dah ke “bulan”, ente pada ribut kayak anak kecil rebutan es krim.
Pikirin gimana jadi orang yg berguna bagi diri, keluarga dan masyarakat.
Jangan OMDO doang!!!!!!!
mahasiswa_ sekarat // Mei 18, 2009 pada 8:19 pm |
Hahahahahahahaha……. menurut mahasiswa yang goblok kayak aq yang paling bagus adalah PTN yang paling murah
kayak kampus ku bro…..
yang penting negri bro…….
agit // Mei 20, 2009 pada 1:10 am |
aku mau bilang nih,perusahaan tu klau nyari pegawai jangan liat nilai ip nya dulu.kan bisa saja kalau nilai tu beli.lihat dari kwalitas,semangat,cara kerja,kreatifitasnya………………………………..d;)
agit // Mei 20, 2009 pada 1:11 am |
aku mau bilang nih,perusahaan tu klau nyari pegawai jangan liat nilai ip nya dulu.kan bisa saja kalau nilai tu beli.lihat dari kwalitas,semangat,cara kerja,kreatifitasnya………………………………..d;) SMKN 3 TULUNGAGUNG. JATIM. OTMOTIF
Dman // Mei 22, 2009 pada 1:51 pm |
Masalah peringkat itu ga usah diperdebatkan, jadikan semua itu untuk dapat meningkatkan kualitas kita yg sdh jadi mahasiswa/alumninya. sehingga kita secara bersama-sama dapat meningkat dan maju. Jangan cuma sakit hati dan tidak terima saja dalam menanggapi hasil survey atau dan lainnya. Mari terus berjuang meningkatkan kualitas hidup kita, insya alloh berdampak bagus bagi kampus dan negara kita ini. Bravo next generation.
uzi kajur // Juni 4, 2009 pada 4:25 am |
ga usah belagu deh…,,,,,,
anak politeknik tuh kalah ma anak smk tau…,,,,,
bego tuh anak poltek!!
ma onah // Juni 5, 2009 pada 2:58 am |
wah….kalo mau saling men-judge mah jangan kayak gitu…langsung aja buktikan!!!
jangan cuman bisa ngomong doang lah…,,,,,,,,
hehe
lagian unikom yang terbaik di indonesia!!!
hidup unikom!
haikal // Juni 13, 2009 pada 5:36 am |
paling bagus ya PENS ITS lah..hahaha
maeami // Juni 13, 2009 pada 8:47 am |
wah kenapa seh pada saling mengunggulkan almamaterna masing2??!!
c0ba kalian pikirkan itu kan secara keseluruhan,,
terbaik atau tidak itu bergantung pada masing2 individu yang mnjalaninya,,,
percuma dy kul d univ yg diktakan nomor 1 kalo dy tdk bs menunjukkan ke “Nomor 1″ annya itu,,,
tergantung oleh pribadi masing2…
maw dia berasal dari UI, UNAIR, UNIBRAW atw swasta…maupun poltek
bagaimana mereka menyikapi hidup n menjalaninya itu yg menentukan baik ketika dy dalam kehidupan kuliah atau setelah kul
g sedikit kok sarjana dr lulusan univ yg dibangga2kan tp jadi pengangguran
orang sukses tidak bs semata2 dilihat dari mana dia berasal atau bersekolah
tp dilihat dari proses ketika dy bersekolah dan apa saja yang berhasil didapatnya ketika dy sekolah,,,
terserah dy maw SMK, SMA ataw malah ga sekolah..
atau PTN, PTS, POltek
kepandaian itu bkn ssuatu yg patut dbanggakan..
kara mnurutku Tuhan itu membagi sama rata kemmapuan intelegensi stiap individunya…
perbedaanya hanya pd letak dmn dia dapat mengmbangkan potensi kepndaiannya tersebut,,,,
nubuwi // Juni 20, 2009 pada 12:27 pm |
pembuatan rangking itu cuma propaganda pihak yg jelas kurang siap berkompetisi secara maksimal, sehingga butuh modal awal seperti rangking tersebut.
gw pikir itu gak adil, soalnya ada universitas atau institut yg :
1. udah berdiri lama (sehingga wajar lebih bagus)
2. biaya kuliahnya lebih mahal (sehingga tentu dalam mengembangkan kampusnya lebih mudah dan cepat)
3. alumninya yg tua-tua dan memiliki sentimen almamater super tinggi itu telah memiliki jabatan tinggi di suatu instansi atau perusahaan sehingga tentu adik-adik kelasnya dpt dgn mudah masuk perusahaan itu.
jd kalo mau membuat peringkat yah harus dgn univ/institut yg berdiri pd thun yg berdekatan dan biaya kuliah sama-sama mahal, yah seperti ketika kita sekolah kan rangkingnya dibuat dalam 1 kelas dimana siswa dlm 1 kelas itu memperoleh perlakuan sama dr gurunya.
daku // Juni 25, 2009 pada 4:14 pm |
Trims IPB, walaupun IPK 2,.. tetap terbaik.
smart worker // Juli 11, 2009 pada 8:09 am |
anak2… pada ngomong apa nih??
belajar sana, besok ujian!!!!!
PoLmaN-Bdg(NAk'zz) // Juli 11, 2009 pada 2:06 pm |
Cepiar xxxx%$!?&%$ Bgt….
Kata siapa anak Politeknik cmn ngerti pake msein dan gk ngerti pemahaman tentang mesin itu sendiri…
jangan salah bosss….di Polman kita gk belajar dari satu sisi tapi dari smua sisi…
masa cmn ngerti pengoperasian alat dan gk ngerti to paham ilmu pengaplikasian mesin itu…
buat apa disini ada GTM(gambar teknik mesin),sampe yang skrg ini pembuatan mesin itu sendiri oleh mahasiswa yang dibantu oleh dosen yang bersangkutan…..
Boleh diadu ama 15 perguruan tinggi diatas bosss…!!!!Gk takut…!!!politeknik bukan berarti cmn bisa ngerti alat..!!!
agung babe // Juli 11, 2009 pada 4:09 pm |
salam kenal, menurut gw tidak terlalu penting bagi lulusan2 dr mana aja, terkenal atau tidak ,masuk peringkat atau tidak,yg udah ksh coment itu dah ruar biasa krn dah memanfaatkan teknologi. yg penting sebenanya dr universitas/institut/poltek atau sekolah tinggi y hrs ber lomba2 utk menjadi y terbaik kenapa? krn proyek2 besar akan turun ke universitas y terbaik so! qt terus berusaha mencapai y terbaik utk keluarga,bangsa & agama.ingat berusaha,berdoa dan tawakal.sampai jumpa.tx
Ki Joko Bodo // Juli 13, 2009 pada 7:17 am |
hahahahha
anak muda jaman sekarang cuma bisa berdebat, embah percaya sama kalian semua…
sama anak Politeknik yang keren2 embah percaya
sama anak Universitas juga embah percaya
sama anak Institut juga embah percaya
tapi embah gak percaya sama diri embah sendiri…
Hidup Politeknik
guplak // Juli 28, 2009 pada 2:24 pm |
lah pada ribut. lu semua pada bisa kuliah duwit dari mna? bokap? nahhhhhhh
ini yg jadi ukurannnnn
sumbernya duluuuu
kalau dwit halalllllll insya allah buat biaya kuliah kalian pada bisa barokahhhhhhh (padai /goblog)
bukan ukuran suksesnya orang nuntut ilmu
tapi ilmu yg bisa bermanfaat bagi orang banyakkkk
bukan ilmu yg bisa memanfaatkan orang banyak (ngakal-ngakalin)
Anak politeknik // Agustus 1, 2009 pada 9:13 am |
woooyyyyyyyy kawan
POLMAN atw politeknik lainnya jga harus masuk itungan!!!
d polman kita gak belajar untuk menjadi operatoRR tapi Director
kita jga bljr seluk beluk mesin itu sendiri. mengupgrade mesin.buat mesin.buatkontrolnya dan lain – lain.
hidup politeknik!!!!!!!!!
anak politeknik ama anak universitas?institiut
diaduin donk biar tau yang bagus
tetet // Agustus 2, 2009 pada 11:10 am |
Hehhee…. ngapain terbaik tapi gak bisa jadi duit. orang pinter kebanyakan dibodohi orang bodoh loh.
fikri // Agustus 5, 2009 pada 12:06 am |
UPI mna coy?UPI kan top 10, hmmm…sy bangga sbg alumni UPI, hidup UPI
BukanAnakPTN // Agustus 6, 2009 pada 7:06 am |
ALAH kayaknya pada berusaha mencari kesalahan-kesalahan untuk menyudutkan PTN “khususnya PTN favorit”
gw aja anak PTS.tapi gw respect berat sama mahasiswa-mahasiswa UI,ITB.
mereka pada umumnya emang sudah terbukti lebih unggul dari segi kualitas SDM.
dan pada intinya gw gak keberatan sekali dari hasil survey ini !…
gak dapat dipungkiri sama sekali bahwa bersaing untuk masuk PTN itu tidak mudah.
dan gw akan mengikuti seleksi PTN lagi tahun depan !
UB'98 // Agustus 7, 2009 pada 12:58 am |
ga usah kakean cangkem, sing penting makaryo sing bermanfaat, sukur2 iso makarya’no uwong2…
salam satu jiwa
Hartono // Agustus 12, 2009 pada 10:46 am |
top
bakul krupuk // Agustus 16, 2009 pada 6:30 pm |
ini pada ngemeng apa…,
saya ga kul, ga ada biaya…awanya down juga lihat temen2 kul,
tapi sekarang saya bisa kipas-kipas…,lihat itu temen2 yg dari lulus kul trus kerj di perusahaan, pagi brangkat – malam baru pulang, sabtu minggu ga ada off nya…, mau ngumpul2 sama keluarga waktunya ga ada…,
masih mending saya..tiap hari bisa lihat anak istri, walaupun baru dikit..tapi dah punya karyawan sendiri…
kalo kul trus kerja emang punya penghasilan tetap..maksudnya tetap segitu terus..
kalo usaha sendiri..tetap berpenghasilan… kalo dihitung brapa jumlahnya ya..rata-rata 3 sd 4x anak kul s1 negeri IPK nyris 4 kayaknya….,
suwun…
bagas // Agustus 18, 2009 pada 8:26 am |
hai w bagas dri kedokteran unair,,,jgn menyombongkan stiap kampuzzz,,cz kita sndiri yang mnentkan nasib kita setiap kampuz sama bagusnya,jd jgan prnah merasa diatas,,,
anak poltek caltex riau // September 6, 2009 pada 12:57 am |
waduh,koq pada ngunggulin kampus nya masing2 ni.seharusnya kita ni mikirin masalah bangsa kita,nyelesainnya bersama-sama untuk cari solusinya,bukan banggain almamater kita masing2.kita tu jangan cuma berani di negara sendiri bersaingnya,coba dengan negara lain,kita tu jauh ketinggalan…renungkan tu smua wahai mahasiswa/i indonesia,kita harus bersatu,membangun negara kita.walaupun kita berbeda perguruan tinggi,tetapi kita tetap satu dalam membangun bangsa kita yang tercinta,yaitu indonesia…
azis // September 20, 2009 pada 10:24 am |
waah..
smuanya kalem..
Maap bknny sok nasehatin, soalny sy mah MaBa,
kita smw kudu introspeksi ni..
klau pmikiran kita msh kecampur ego sama idealisme..
itu bisa mecah kita bro, mahasiswa indonesia!
Itu almamater yg sbenernya, yg lupa ga kita banggain..
HIDUP MAHASISWA INDONESIA!!!
bean Taro // September 20, 2009 pada 1:26 pm |
mungkin Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) adalah solusinya.
gw // Oktober 1, 2009 pada 4:36 am |
ah…
sok tau…
polman tuh masuk 10 besar tau!
polban jg!
stt telkom jg!
bosen kaleee itb,ui,ugm lagi…
yu ah!
Dira // Oktober 3, 2009 pada 4:03 am |
Waduh knp bgtu bnyak argumen yg dilontarkan?
apa kalian udh punya tanggung jawab smpe semua bs saling ber argumen?
jgn cmn ber argumen yg tak bertanggung jawab….
jgnlah berfokus pada salah satu hal saja yg bs membuat kalian semua terpecah….
yg benar kita semua ORANG INDONESIA, itu yg jelas….
apapun yg kalian hasilkan,kalian dapatkan,kalian ciptakan,kalian persembahkan,kalian usahakan semua hanya akan jadi omong kosong jika kita tdk berdiri di tanah tercinta kita INDONESIA….
kita semua berasal dr ribuan suku,budaya,adat,dan pulau yg berbeda2 tetapi kita harus tetap satu berjiwa INDONESIA…
disini kita bukan berlomba2 untuk jd yg paling pintar,paling istimewa,paling bisa, paling hebat!!!
percuma kita pintar seujung langit jika kita tak berguna bagi bangsa………
walaupun kita tdk pinta ataupun tdk kuliah tp kita punya semngat cinta INDONESIA,ITU JAUHHHHHHH lebih pntng bwt kita sebagai generasi INDONESIA yg baru….
LOGO KITA ADALAH…
CIPTAKAN INDONESIA BERSATU YG AMAN TENTRAM SEJAHTERA DAN DIHORMATI OLEH NEGARA LAIN!!!!
CIPTKAKAN NEGARA YG KUAT,BERSIH,JUJUR,DAN BERTANGGUNG JAWAB ATAS APAPUN ITU……..
KARENA KITA ADALAH NEGARA YG HARUS SLALU DPT DIBANGGAKAN………
SEMANGAT PARA GENERASI INDONESIAAAAAAAAAAAAA!!!!!!
barudak polman // Oktober 8, 2009 pada 1:58 am |
yg pasti, dmn qt bljar.. pazti yang terbaik buat kita semua..
bener g???
lala // Oktober 9, 2009 pada 3:38 am |
Yang benar kalau bicara soal ranking itu,kalian waspada dengan politeknik kota malang…
Poltekom,ada di urutan nomer 2 dunia bersaing dengan Harvard University….
andi // Oktober 15, 2009 pada 4:35 pm |
kalah semua sama politeknik negeri bandung (poltek ITB), ITB aja kalah jauh soalnya kalau praktikum di polban.hahahhahha
cepiar // Oktober 20, 2009 pada 7:17 pm |
aduh2 masa sich ITB kalah ma Polban??? Mas Andi bisa ditimpuk anak ITB loh, ati2 kalo mampir ke ITB ya….